Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bupati Pangkep Keluarkan Edaran Tak Masuk 5 Hari Dalam Sebulan Tukin Tak Dibayar

KORANPANGKEP.CO.ID - Bupati kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel H.Syamsuddin Hamid,SE mengeluarkan surat edaran terkait pemberian sanksi bagi PNS yang tidak mematauhi jam kerja. Dalam surat edaran itu, ASN yang tak hadir minimal lima hari dalam sebulan akan dijatuhi sanksi berupa tidak adanya pembayaran tukin.

"Kita akan terapkan sanksi tegas bagi PNS yang tidak hadir kerja selama lima hari kerja atau lebih, dengan alasan yang sah, dalam satu bulan. Kalau sudah lima hari atau lewat tidak hadir, maka kita tidak akan bayarkan tukinnya dalam satu bulan itu," Tegas Syamsuddin.

Hal ini dilakukan karena adanya perilaku malas sejumlah pegawai dilingkup pemkab Pangkep Setelah berkali-kali diperingatkan untuk rajin, tetap saja kelakuan malas terulang dan semakin parah.

Perilaku malas tersebut menurut Syamsuddin seharusnya tak boleh terjadi. Karena selain sudah menjadi kewajiban mereka, pemerintah juga terus berupaya meningkatkan kesejahteraan dengan memberikan tunjangan kinerja (tukin) sebagai motivasi.

Namun, dasar pemalas, sejumlah ASN mengakali kehadiran dengan masuk pagi dan ceklok setelah itu mereka bolos kerja dan baru kembali pada sore hari untuk ceklok pulang.

"Masa hanya datang pagi ceklok terus pulang, sore datang lagi untuk ceklok. Tukin itu kita berikan sebagai motivasi agar pegawai semakin baik bekerja. Bukan sekadar ceklok," kata Syamsuddin, Minggu (13/1/2019).

(ADM-KP)


Posting Komentar untuk "Bupati Pangkep Keluarkan Edaran Tak Masuk 5 Hari Dalam Sebulan Tukin Tak Dibayar"