Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Banjir Di Pangkep Menelan Satu Korban Jiwa, Ahmad Tewas Terseret Arus Banjir

KORANPANGKEP.CO.ID - Seorang warga Marang Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Ahmad bin Daeng Saharuddin (26 tahun), ditemukan sudah tak bernyawa lagi setelah  setelah menjadi korban terseret arus banjir saat sedang berada diempangnya yang terendam banjir.

Kejadian bermula saat Ahmad sedang memeriksa empangnya karena saat itu banyak pematang empang warga yang jebol karena terjangan banjir. Saat itu, kondisi banjir sudah menutupi pematang empang sehingga pematang sudah nyaris tak terlihat. Diduga, korban hendak menyelamatkan sebagian udangnya yang terancam dibawa hanyut air banjir.

Salah seorang warga, Munir sempat memperingatkan ahmad agar menjauhi empang, namun korban tetap menuju empang sambil memikul dua buah ember. nahas Tak berselang lama, korban sudah tidak kelihatan dan Munir melaporkan kepada warga dan petugas untuk melakukan pencarian.

"Munir melihat korban Ahmad sedang berjalan di atas pematang empang sambil memikul ember dan selang beberapa menit kemudian tiba-tiba korban hilang, kemudian munir berupaya memanggil korban namun korban tidak terlihat lagi," kata Kapolsek Ma'rang, Iptu Nompo.

Tim gabungan Basarnas, BPBD Pangkep, Satpolair, dan Polres Pangkep dibantu masyarakat yang menerima laporan langsung menuju TKP untuk melakukan pencarian sejak kemarin dengan perahu karet. Pencarian sempat dihentikan saat malam hari karena arus air semakin deras. Namun korban baru ditemukan pagi tadi oleh petugas dan sudah dalam keadaan tidak bernyawa lagi.

Dari Pantauan awak media nampak Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid bersama anggota forkopimda melayat di rumah duka Kampung Rappoala, Desa Tamangapa, Kecamatan Ma'rang. kabupaten Pangkep. Sulsel

(ADM-KP)



Posting Komentar untuk "Banjir Di Pangkep Menelan Satu Korban Jiwa, Ahmad Tewas Terseret Arus Banjir"