Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

WOW KEREN, 64 ORANG NARAPIDANA PANGKEP SUDAH PANDAI MENGAJI

Menjadi narapidana bukan berarti harus mengubur mimpi menjadi orang baik. Terutama keinginan untuk menjadi manusia yang lebih baik di mata sesama maupun di mata sang pencipta.

Tidak ada yang bercita-cita menjadi seorang tahanan dan menghabiskan waktu di balik jeruji besi. Selain menjadi imbalan atas kesalahan yang dilakukan, menjadi seorang napi adalah jalan untuk bermuhasabah atau Introspeksi diri.

Hal itulah yang mendorong pihak pengelola Rumah Tahanan (Rutan) Kelas Pangkajene Pangkep Rutan Kelas II B Pangkep, Kecamatan Bungoro Kabupaten Pangkep menggelar program kerohanian bagi warga binaan yang beragama Muslim.

Napi muslim diharapkan mampu membaca Al-quran. Lewat Metode Dirosa, secara bertahap warga binaan diperkenalkan huruf-huruf Al-Qur'an hingga lancar membaca ayat suci alquran.

Kepala Rutan Kelas II B Pangkep, Ashari mengatakan mengatakan, edukasi melek huruf Al-Qur'an merupakan program pembinaan kepribadian dalam bentuk pendidikan spritual, sekaligus pendidikan intelektual bagi napi beragama Islam.

Kegiatan ini sudah berjalan selama lima bulan dengan tim pengajar dari Kementerian Agama Pangkep dan tim fasilitator Rutan Pangkep.

"Program ini digalakkan untuk membina namun, khususnya yang beragama muslim. Tujuannya untuk memberantas buta aksara huruf Al-Qur'an. Jadi mereka belajar dari hari Senin hingga Kamis usai salat ashar," ungkapnya. Sabtu (1/12/2018)

Ashari berharap dengan adanya kegiatan seperti ini, warga binaan dapat mendalami ilmu agama dengan baik. setelah menjalani hukuman mereka membawa pulang ole-ole, yaitu Ilmu Agama dan Alquran sebagai bekal duunia akhirat.

"Saya harap setelah mereka menjalani pidana di Rutan Pangkep ini, ada perubahan sikap dan sifat. Kami ada untuk membina mereka. Alhamdulillah mereka yang dulunya belum tahu mengaji, sekarang sudah pintar mengaji," jelasnya.

Tahun 2018 ini, Sebanyak 64 narapidana Kelas II Pangkajene yang sudah pintar mengaji dari 85 peserta yang ada. yang di mentori oleh tim pengajar dari Kementerian Agama Pangkep dan tim fasilitator Rutan Pangkep.

"Jumlah peserta yang mengikuti pemberantasan buta huruf Al Quran 85 orang, yang sudah pintar mengaji 64 orang dan belum mahir 21 orang," ujarnya.

Selain buta Al quran, Rutan Kelas II B Pangkep juga melalukan pemberantasan buta aksara. Agenda kegiatan lain seperti otomotif, pembuatan sapu lidi, pembibitan bunga, perkebunan sayur mayur dan pemeliharaan ikan lele.

(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "WOW KEREN, 64 ORANG NARAPIDANA PANGKEP SUDAH PANDAI MENGAJI"