Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

WASPADA BANYAK JALAN BERLUBANG DI POROS MATTAMPA, INI SEBABNYA

Menjelang malam pergantian tahun 2018 ke tahun 2019 jalan poros trans sulawesi kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulawesi Selatan, terpantau berlubang di sejumlah titik. Hal ini, tentu saja sangat membahayakan pengguna jalan. Terutama sekali bila malam hari atau turun hujan. tepatnya di Kampung Mattampa, Kelurahan Samalewa, Kecamatan Bungoro. untuk itu pengendara jalan diimbau untuk berhati-hati saat melintas di jalan poros Makassar-Pare tersebut.

Rahma salah seorang warga Pangkep mengatakan dirinya tidak berani menjalankan motornya dengan cepat jika melewati jalan Mattampa, karena takut terperosok lubang jalan utamanya saat hujan. Menurutnya, lubang jalan di jalan Matampa sangat parah dan pemerintah harus segera memperbaiki. Diketahui terdapat puluhan titik yang rusak di ruas jalan provinsi tersebut.

“Ini sangat membahayakan. Apalagi, bagi pengguna jalan yang jarang lewat di sini. Sebab mereka belum hapal jalan-jalan yang berlubang, utamanya saat lubang jalan tergenang air" ucap Rahma.

Terkait dengan hal itu, Kanit Turjawali Polres Pangkep, Ipda Syarifuddin, menyampaikan bahwa pengguna jalan trans Sulawesi, khususnya di wilayah Kabupaten Pangkep harus berhati-hati, disebabkan kondisi jalan yang berlubang dan licin saat musim hujan seperti saat ini.

"Kami mengimbau kepada pengguna jalan trans Sulawesi agar senantiasa berhati-hati dalam berkendara. Mengingat sebagian jalan trans Sulawesi terdapat kerusakan kecil dan berlubang. Hal itu sangat rawan terjadi kecelakaan apalagi musim hujan seperti saat ini," bebernya, Jumat (28/12/2018)

Tahukah anda mengapa jalan lebih mudah berlubang dimusim hujan di banding musim kemarau..? Sekedar diketahui jalanan berlubang bukan disebabkan oleh muatan dari beban kendaraan yang lewat, melainkan karena air. kebanyakan jalan rusak karena tidak didukung drainase yang baik, Coba lihat di jalan-jalan arteri, kebanyakan tidak didukung sistem drainase yang baik. Bahkan sering di samping-samping jalan tidak ada saluran pembuangannya

Air memang terkenal sebagai pelarut. Artinya, beberapa materi dengan mudah larut oleh air, termasuk materi penyusun jalan. Terlebih lagi, jalanan aspal tersusun dengan berbagai materi yang mudah larut. Materi tersebut antara lain, batu kerikil, pasir, dan bahan agregat baru direkatkan dengan aspal.

Secara prinsip, air itu harus secepat mungkin dialirkan supaya tidak menggenang di badan jalan. Jika air tidak segera dialirkan, maka jalanan akan tergenang dan membuatnya lebih mudah rusak atau berlubang. Air yang tidak terakomodir tersebut mencari jalan sendiri dengan mengisi pori-pori tanah sehingga membuat lapisan tanah jenuh air. Kalau tanahnya jenuh air, maka menjadi seperti bubur apalagi atasnya terbebani oleh kendaraan-kendaraan yang lewat. Otomatis jalan pun akhirnya jadi rusak.

(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "WASPADA BANYAK JALAN BERLUBANG DI POROS MATTAMPA, INI SEBABNYA"