Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

UANG ROYALTI BUKU MULOK DIPINJAM TEMAN, KADISDIK PANGKEP DIPOLISIKAN

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Muhammad Idris Sira dilaporkan oleh Hj. Masna Sari, S.Pd, M.Pd penulis buku muatan lokal bahasa daerah, idris dilaporkan karena dugaan tindak pidana penipuan karena tidak membayarkan royalti atas hasil karya HJ. Masnah menulis buku tersebut yang diterbitkan oleh CV. Putra Mandining sejak bulan Juli tahun 2017.

Kronologis kejadiaanya pada tahun 2017 Idris Sira menyuruh Hj. Masnah menulis 9 buku muatan lokal yang dibuatnya untuk Kls 1 SD hingga Kls IX SMP dengan total 18.000 examplar ditingkat SD dan 9.000 examplar ditingkat SMP, dengan perjanjian pembagian royalty sebesar Rp.5000 per examplar untuk Hj. Masnah. namun hingga saat ini Idris Sira belum memberikan satu sen pun dari royalty yang dijanjikan tersebut

Karena tidak ada itikat baik dari idris sira hingga saat ini, maka Hj. Masnah melaporkan secara resmi kasus ini Ke pihak polres Pangkep dengan nomor LP/ 273/ XII/ 2018/ SPKT/ dengan tuduhan tindak pidana penipuan.

“ “Saya terpaksa laporkan ini, karena tidak ada cara lain, ditagih secara kekeluargaan juga tidak ada jawaban, ini soal royalti buku Muatan Lokal yang dipakai se-Kabupaten Pangkep SD higga SMP. Sudah satu tahun setengah buku ini dipakai tapi sampai detik ini tidak satu sen pun royalti saya terima,” ujar Masna sari, yang ditemui di Mapolres Pangkep, Jumat (28/12/2018).

Sebelumnya Hj. Masnah mengaku telah berulangkali melakukan upaya untuk menagih royalti buku yang dijanjikan kadisdik Pangkep dengan total royalty 27.000 examplar buku yang diterbitkan atau mencapai sekitar Rp 135 juta. namun dalam proses penagihan malah idris sira meminta jatah Rp.2 ribu perexamplar dengan alasan harus membayar utang percetakan.

“Berbagai upaya sudah saya lakukan untuk mendapatkan hak tersebut, tapi sampai saat ini tidak berhasil. Parahnya, kemarin ada pertemuan untuk membahas itu tapi malah beliau (Muhammad Idris-red) meminta jatah Rp 2 ribu per eksamplar." Ungkapnya

Ia juga menjelaskan kemarin sempat di mediasi oleh korwas Disdik Pangkep untuk dan sempat menerima tawaran tersebut namun lagi lagi perseolan ini menemui jalan buntu.

"Itu saya sempat mengiyakan dengan syarat diselesaikan hari ini juga tapi tetap tdk ada kesepakatan. Akhirnya saya melapor karena sudah tidak tahu lewat jalan mana lagi bisa saya tempuh untuk mendapatkan hak saya,”ungkapnya, pagi ini.

Sementara itu Kadisdik Pangkep, Muhammad Idris Sira saat dikonfirmasi mengaku bahwa perseolan tersebut telah selesai dibicarakan, melalui korwas disdik pangkep.

"Pesoalan ini sudah clear dibicarakan kemarin (kamis,27 desember 2018) dengan bersangkutan, uang tersebut terlambat dibayarkan karena dipinjam oleh teman untuk membayar utang dipercetakan, makanya saya heran jika saya dilaporkan terkait persoalan ini" pungkasnya.Jumat (27/12/2018)

Konfirmasi terakhir pihak hj. masnah mengatakan hingga saat ini dirinya masih menunggu itikat baik dari kadisdik Pangkep Muhammad Idris Sira untuk membayarkan hak royalty tersebut dan berjanji akan mencabut laporannya tersebut jika royalty tersebut dibayarkan

(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "UANG ROYALTI BUKU MULOK DIPINJAM TEMAN, KADISDIK PANGKEP DIPOLISIKAN"