Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

LURAH MINASATENE BANTAH MELAKUKAN PUNGUTAN PEMBUATAN SERTIFIKAT

Kepala Kelurahan Minasatene kecematan Minasatene M.Anwar, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel Membantah Keras terkait adanya pernyataan warga mengenai adanya pungutan dalam pembuatan Sertifikat Gratis yang diprogramkan pemerintahan Joko Widodo yang baru baru ini diserahkan langsung secara simbolis sebanyak 3000 sertifikat oleh gubernur provinsi Sulawesi Selatan Prof. Nurdin Abdullah di sejumlah kabupaten/kota di Sulsel beberapa waktu lalu.

Menurut Anwar pihaknya tidak pernah meminta uang kepada pemohon pembuatan sertifikat tersebut, namun ia tidak menampik jika ada beberapa warga yang sengaja memberikan uang untuk membeli makan dan minum kepada anggota di kelurahan saat pengukuran dilapangan karena kasihan dengan pegawai kelurahan yang memang tidak mempunyai anggaran untuk hal tersebut.

"Dari kelurahan kami tidak pernah meminta uang untuk pembuatan sertifikat gratis tersebut, cuma mungkin dilapangan ada beberapa warga yang memberi secara ikhlas kepada petugas lapangan kelurahan yang sementara mengukur ditengah sawah, mungkin kasihan melihat kerja mereka sehingga memberikan uang makan dan minum untuk mereka"

Anwar juga menyebutkan bahwa tidak semua memberikan sejumlah uang kepada pegawai kelurahan minasatene dari 250 bidang sertifikat yang diberikan untuk dikelurahan Minasatene dari ART/BPN Pangkep yang diberikan melalui Bupati Pangkep H.Syamsuddn Hamid.

Salah seorang warga minasatene ibu Ida Sampo mengakui dirinya tidak menyetor sepeserpun untuk pembuatan sertifikat, bahkan ia menyebutkan berkasnya dijemput langsung oleh pihak kelurahan Minasatene dirumahnya, bahkan hingga pengukuran dilapangan pihak kelurahan selalu mendampingi tim pengukur dari BPN Pangkep.

"Saya tidak dipungut biaya satu senpun, bahkan berkas saya dijemput dirumah oleh pak Rustam (Pegawai Kelurahan)untuk pengurusan, sampai pengukuran mereka berjalan di tengah sawa mendampingi pengukur BPN menyaksikan pengukuran, terkadang memang kita kasihan melihat kerja mereka, tapi karena saya orang miskin saya tidak memberikan pembeli rokok dan makan, seandainya bisa saya pasti kasih juga kasihan" terangnya.

 Ditempat terpisah Kepala Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) kabupaten Pangkep, Arman menjelaskan program distribusi sertifikat di kecamatan Minasatene sebanyak 600 bidang lahan yang dibagikan secara gratis kepada warga pemilik lahan, tanpa dipungut biaya sepeser pun.

"Anggaran Sertifikat ini berasal dari DIPA, sehingga masyarakat hanya diberi secara cuma-cuma)

Sebelumnya diberitakan seorang warga kelurahan Minasatene mengaku memberikan uang kepada oknum kelurahan dalam hal pengurusan pembuatan sertifikat gratis tersebut.

(ADM-KP) 



Posting Komentar untuk "LURAH MINASATENE BANTAH MELAKUKAN PUNGUTAN PEMBUATAN SERTIFIKAT"