Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

KEJARI PANGKEP BEBERKAN KASUS-KASUS KORUPSI YANG DITANGANI SELAMA 2018

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel, membeberkan sejumlah kasus tindak pidana korupsi yang ditangani selama 2018. Kasus-kasus tersebut saat ini ada yang sudah Putus masa hukumannya dari pengadilan, ada yang masih sementara kasasi dan ada masih masa penuntutan. Hal ini diungkapkan oleh Kajari Pangkep, Firmansyah Subhan kepada awak media saat memperingati hari anti korupsi internasional, Senin (10/12/2018) lalu.

Subhan juga menyebutkan selama tahun 2018, pihaknya juga telah menyelamatkan uang negara dari hasil korupsi sebesar Rp.50 Juta

"Kita juga ada penyelamatan keuangan negara yakni Andi Irwan menyetor bulan Januari senilai Rp 50 juta," Ungkapnya

Untuk kasus korupsi yang telah ada putusan masa hukumannya subhan menyebutkan kasus tersebut adalah kasus Kasus Wahyu Ali Dama mantan kepala desa Taraweang, kecamatan Labakkang, KAbupaten Pangkep dimana Wahyu Ali Dama sudah mendapatkan putusan pengadilan

"Jadi ada yang kita tindaklanjuti seperti kepala desa Taraweang yang melakukan tindak pidana kedua di tahun 2018 dan penuntutan Wahyu Ali Dama naik lagi dengan kerugian Rp 162 juta, tahun ini dan sudah kita eksekusi dengan 3 tahun 6 bulan penjara."ujarnya.

Sementara untuk kasus yang masih dalam persidangan di pengadilan dan belum mendapat putusan subhan menyebutkan kasus HSN yang tertankap tangan oleh Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Pangkep di ruanganya di kantor Diknas Pangkep, Kecamatan Bungoro Kabupaten Pangkep saat HSN menerima upeti dari tunjangan guru Dacil dari tangan seorang guru berinisial (JM) Kepala Sekolah SDN 14 Pulau Masalima Kecamatan Liukang Kalmas.

"OTT Polres Pangkep dengan hasil OTT Rp 7 juta tetapi belum putusan." Sebut Subhan dihadapan awak media

Ia juga menyebutkan Kasus lain yang ditangani adalah kasus Anggaran Dana Desa (ADD) Desa Mattiro Bone tahun 2016 yakni melibatkan dua tersangka tersangka Abd Rahman total kerugian Rp 220 juta 38 ribu dan Sahaba Nur kerugian negara Rp 16 juta. saat ini masih dalam proses pelimpahan berkas

Adapun kasus yang sedang dalam proses kasasi terdapat dua kasus lewat upaya hukum kasasi yang ditunggu dari Mahkama Agung yakni Tubagus Hendrawan dan Andi Bustanil yakni pengadaan alat peraga SMK se kabupaten Pangkep. dan kasasi dari kasus pembangunan jalan lingkar kampus Politani Pangkep yakni yang melibatkan tersangka Arif Ali dan Arfina Ahmad.

(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "KEJARI PANGKEP BEBERKAN KASUS-KASUS KORUPSI YANG DITANGANI SELAMA 2018"