Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

DUH, SERTIFIKAT GRATIS DITRANSAKSIKAN OLEH OKNUM KELURAHAN DI PANGKEP

Oknum pegawai kelurahan di Kecamatan Minasatena Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel, diduga mentransaksikan sertifikat gratis yang diprogramkan pemerintahan Joko Widodo yang baru baru ini diserahkan langsung secara simbolis sebanyak 3000 sertifikat oleh gubernur provinsi Sulawesi Selatan Prof. Nurdin Abdullah di sejumlah kabupaten/kota di Sulsel beberapa waktu lalu.

Hal ini terungkap saat penyerahan sertifikat gratis ke masyarakat oleh Bupati Pangkep H.Syamsuddin Hamid, di rumah jabatan Bupati Pangkep, Kamis, (27/12/2018) kemarin. yang dihadiri ratusan warga dari dua kelurahan yakni kelurahan Biraeng dan Kelurahan Minasatene, kecamatan Minasatene Pangkep.

Muslimin Salah seorang warga kecamatan Minasatene dalam acara tersebut, mengaku telah dimintai membayar uang pengurusan sertifikat tanah sawahnya sebesar Rp.500 Ribu, oleh pegawai kelurahan beberapa waktu lalu. dengan dalih untuk biaya pengukuran tanah dilokasi yang dimaksud.

"Katanya gratis tapi bayar, disini kita memang tidak bayar (Rujab red) tapi dikantor lurah kita disuruh bayar Rp.500 ribu, kata pegawainya itu untuk bayar biaya ukur tanah, makanya mau tidak mau kita tetap bayar dari tidak dapat sertifikat," Ungkapnya.

Warga kelurahan Minasatene berinisial SR yang enggang disebutkan namanya  dalam pertemuan tersebut mengatakan hal yang sama, ia juga mengaku telah membayar biaya pengukuran tanah sebesar Rp.500 Ribu ke oknum pegawai kelurahan Minasatene.

"Saya juga sudah bayar untuk pengurusan sertifikat tanah sawah saya di kantor lurah untuk pengurusan pengukuran sawah," terangnya di awak media.

Ditempat terpisah Kepala Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) kabupaten Pangkep, Arman menjelaskan program distribusi sertifikat di kecamatan Minasatene sebanyak 600 bidang lahan yang dibagikan secara gratis kepada warga pemilik lahan, tanpa dipungut biaya sepeser pun.

"Anggaran Sertifikat ini berasal dari DIPA, sehingga masyarakat hanya diberi secara cuma-cuma)

(ADM-KP)    

Posting Komentar untuk "DUH, SERTIFIKAT GRATIS DITRANSAKSIKAN OLEH OKNUM KELURAHAN DI PANGKEP"