Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

DITEGUR SAAT SAWER BIDUAN, WARGA GENTUNG HUNUS BADIK DAN MENIKAM

Pesta hajatan perkawinan salah seorang warga di Kampung Lerang-lerang, Desa Gentung, Kecamatan Labakkang, kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel, yang di hibur oleh musik elektone tiba tiba menjadi ricuh saat seorang penonton menghunuskan badiknya dan melukai seorang warga lainnya yang menegur saat melakukan saweran kepada biduan. Senin malam (10/12/2018)

Kejadian bermula Ketika memasuki tengah malam, saat musik hiburan mulai panas dan biduan bernyanyi, salah seorang penonton bernama Akbar warga desa Gentung, Kecamatan Labakkang, kabupaten Pangkep naik ke panggung berjoget dan mau menyawer biduan. kemudian seorang warga setempat bernama Kuddus juga naik kepanggung dan menegur Akbar agar tidak melakukan sawer diacara tersebut.

Saat ditegur pelaku Akbar merasa tidak terima, dan langsung mendorong Kuddus, saat didorong kuddus langsung memukul wajah akbar dengan tangannya sehingga pelaku merasa malu diperlakukan seperti itu dan mencabut serta menghunuskan badiknya kearah kuddus, beruntung badik tersebut hanya mengenai bagian paha korban.

Akibat tikaman badik, korban mengalami luka pada paha sebelah kanan robek sepanjang 10 cm akibat benda tajam dan korban mendapatkan jahitan sebanyak 10 jahitan. dan masih ditangani oleh pihak medis.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Labakkang, AKP Srijanto Ponijan membenarkan kejadian tersebut dan saat ini kasusnya telah ditangani pihak kepolisian, Pelaku sendiri langsung dijemput polisi ke Mapolsek Labakkang untuk diamankan dari keluarga korban.

"Pelaku tidak terima dan mendorong korban. Korban balik memukul korban dengan menggunakan tangan ke bagian wajah sehingga pelaku merasa malu dan emosi dan langsung mencabut senjata tajam, badik milik pelaku yang diselipkan di pinggang sebelah kiri dan menikam korban di bagian paha bagian sebelah kanan," terang Srijanto, Selasa (11/12/2018).

Untuk meredam konflik antara keluarga dan pelaku, polisi mengumbau agar mereka menahan diri dan menyerahkan persoalan ini kepada aparat hukum.

(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "DITEGUR SAAT SAWER BIDUAN, WARGA GENTUNG HUNUS BADIK DAN MENIKAM"