Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

DIDUGA MERASA DICURANGI, JUNAEDI PARANGI JAMALUDDIN HINGGA TEWAS.

Malang betul nasib Jamaluddin (62 Tahun) ia harus meregang nyawa ditengah persawahan akibat di tebas dengan sebilah parang oleh kerabatnya sendiri yang bernama Junaedi (44 Tahun), di Kampung Jennae, Kelurahan Kassi, Kecamatan Balocci, KabupatenPangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulsel. Selasa (11/12/2018).

Junaedi tega menghabisi nyawa korban diduga karena merasa sakit hati lantaran merasa dicurangi oleh Jamaluddin saat merintis usaha pertanian rumput gajah yang dirintisnya secara bersama-sama mulai dari pembukaan lahan sampai pada penanaman rumput gajah tersebut.

Dari penuturan sejumlah warga setempat dilokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengungkapkan bahwa kronologi kejadian sekira pukul 10.00 Wita, berawal saat pelaku dan korban sedang betermu di persawahan. sat itu Junaedi sedang mengerjakan sawahnya, tiba tiba didatangi oleh Jamaluddin. akhirnya ditempat tersebut Terjadi percecokan diantara mereka, yang pada akhirnya Pertikaian tersebut berujung maut. jamaluddin tewas ditempat usai ditebas parang di bagian kepala dan tangannya.

Usai kejadian oleh pihak Polres Pangkep jenasah korban, langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD Pangkep, untuk dilakukan visum, yang dikawal Sat Sabhara Polres Pangkep
 
Sementara itu, pengakuan pelaku kepada awak media mengaku sebelum kejadian dirinya sedang membersihkan sawah miliknya, korban tiba-tiba mendatanginya dan menunjuk kearahnya. Tidak terima dengan sikap korban, dia langsung mengayunkan parang ke arah korban.

"Awalnya kena tangannya karena dia tangkis. Tapi saya parangi terus sampai jatuh di sawah," tuturnya kepada wartawan di Mapolres Pangkep.

Pelaku lantas mengungkapkan rasa sakit hatinya terhadap korban terkait dengan hasil penjualan rumput gajah yang ditanaminya tidak terbagi. Bahkan kata dia, korban mengambil keuntungan atas penjualan, padahal lahan yang digunakan adalah miliknya bersama yang dibuka di kaki gunung berbatasan dengan lahan mereka berdua.

Kekesalan Junaedi bertambah ketika korban mengukur lahan yang dibukanya bersama-sama. Tindakan tersebut dianggap Junaedi curang dan membuatnya sakit hati.

"Saya ini orang miskin, butuh uang untuk hidup, anak juga mau sekolah. Pendek pikiranku," ungkapnya.

Kejadian berdarah berujung maut ini di benarkan oleh Kapolres Pangkep, AKBP Tulus Sinaga. ia menjelaskan Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolres Pangkep untuk menjalani pemeriksaan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. Diduga sebelum kejadian, pelaku dan korban sempat adu mulut.

"Sementara ini data yang diperoleh bahwa modusnya adalah antara pelaku dan korban bertengkar mulut di lokasi kejadian, selanjutnya pelaku membacok korban pada beberapa bagian tubuh termasuk kepala, tangan dan lainnya. Motifnya sedang dipelajari oleh penyidik," ujar Kapolres Pangkep, AKBP Tulus Sinaga.

Selain memeriksa pelaku, kata dia, pihaknya juga akan mengambil keterangan sejumlah saksi guna mengetahui motif pembunuhan tersebut.

(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "DIDUGA MERASA DICURANGI, JUNAEDI PARANGI JAMALUDDIN HINGGA TEWAS."