Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

BUPATI PANGKEP KE-7 H.A.GAFFAR PATAPPE TUTUP USIA, INI PESANNYA

Innalillahi Wainna ilahi Rajiun Bupati ke 7 Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Provinsi Sulawesi Selatan periode tahun 1999-2004 H.Abdul Gaffar Patappe (Puang Tarru) meninggal dunia di usianya yang ke-76 tahun di Jakarta Minggu, 16 Desember 2018 sekitar pukul 19.00 WIB Hal ini dikabarkan oleh salah satu menantunya, Muhammad Arsyad Yunus Kadir lewat pesan Whatsapp.

"ya benar, mertua kami meninggal jam 19.00 tadi di jakarta" jawabnya singkat

Dari informasi menantunya tersebut menyebutkan bahwa kabarnya almarhum sebelumnya hanya memeriksakan diri ke salah satu RSU di Jakarta.

“Informasi yang kami terima, beliau pergi untuk mengecek kesehatan. Lakukan cuci darah, tapi sekitar setengah jam lalu, kami terima kabarnya jika bapak wafat,”ujar Arsyad Yunus

Rencananya Jenazah almarhum akan diberangkatkan dan bertolak dari jakarta ke makassar malam ini juga, dan akan disemayamkan dirumah duka keluarga di jalan Racing Centre 1 nomor 2 makassar dan akan dikebumikan besok Senin 17 Desember 2018 dikampung halaman istrinya Andi Chaerana Gaffar di Kelurahan Bonto Bonto Kecamatan Ma'rang Pangkep.

Almarhum Gaffar Patappe dilahirkan di Kabupaten Bone Sulawesi Selatan pada hari kamis tanggal 15 oktober 1942, selama hidupnya ia didampingi oleh istrinya Hj. Andi Chaerana Gaffar

Diketahui Perkembangan dan kemajuan kabupaten Pangkep juga tak lepas dari peran seorang Gaffar Patappe mulai saat ia menjadi Sekertaris Daerah (Sekda) Pangkep hingga akhirnya menjabat sebagai Bupati Pangkep selama lima tahun.

Usai menjabat sebagai Bupati Pangkep Gaffar Patappe kemudian melanjutkan karir politiknya di dalam DPR RI Abdul Gafar Patappe masuk ke dalam Komisi II yang khusus menangani persoalan dalam hal Pemerintahan Dalam Negeri, Aparatur Negara, Otonomi Daerah, Agraria.

Dari catatan redaksi gaffar patappe semasa hidupnya ada lima pesan moril berharga yang sampaikan dan diwariskan kepada generasi muda pangkep yang patut diteladani diantaranya yakni

1. Pesan Pertama jangan biarkan semangat mu turun, biarkan usia berkurang, fisik berubah, namun semngat akan kerja keras terhadap cita – cita yang akan kita raih itu tidak boleh mengalami degradasi begitu saja. Intinya pertahankan dan kejar terus impian yang kalian cita – citakan.

2 Pesan kedua “jalani semua dengan jiwa ikhlas dan penuh kebanggan”, kalimat tersebut harus ditanamkan dalam setiap orang yang ingin menjalani proses kehidupannya dengan baik, ini merupakan pesan dari kakek buyut pejuang kemerdekaan dimasa lalu, negara kita diperjuangkan hingga titik darah penghabisan namun semua ia jalani dengan ikhlas dan penuh kebanggan sehingga sampailah kita pada kenikmatan dari kebebasan kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pendahulu kita.

3. Pesan ketiga yang disampaikan adalah niat, innamal a’malu bin’niat segala sesuatu pastilah tidak terlepas dari niatnya, jadi ketika ingian memulai sesuatu maka perbaikilah niat yang ada dalam diri kita, karena inilah yang terkadang memperhadapkan kita pada roda jalur kehidupan yang akan kita jalani kedepannya.

4. Pesan keempat adalah komitment dan jujur, ia mengibaratkan bahwa seseorang itu harus bisa seperti bambu magetteng, malemmpu,, warane. Kenapa bambu ??? sebab secara fisik bambu itu memiliki batang yang lurus sehingga makna fisolofis yang bisa dipetik adalah manusia itu harus lurus dari segi ucapan maupun tindakan.

5. Pesan kelima dan terakhir jangan durhaka terhadap orang tua mu, karena beliaulah yang telah berusaha keras untuk sebuah kesusksesan terhadapmu, kembali lagi doa orang tua, itu merupakan hal termahsyur dalam setiap permulaan dan usaha yang diinginkan oleh seorang anak.
Akhirnya Redaksi KoranPangkep.co.id mengucapkan turut 

Redaksi KoranPangkep.co.id mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya Bapak H. Gaffar Patappe diusianya yang ke 76 tahun semoga amal ibadah beliau diterimah disisi Allah SWT.

(ADM-KP)



Posting Komentar untuk "BUPATI PANGKEP KE-7 H.A.GAFFAR PATAPPE TUTUP USIA, INI PESANNYA"