Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

BANTUAN BAHAN RUMAH DINSOS PANGKEP DISOROT LSM "SARAT PERMAINAN"

Proyek Program Bantuan Bahan Rumah (BBR) yang dikelola oleh Dinas Sosial (Dinsos) kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel  mendapat sorotan tajam dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Grasi, pasalnya dari hasil investigasi mereka dilapangan ditemukan banyak kejanggalan dalam hal pelaksanaannya dan tidak sesuai dengan Perpres Nomor 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.

Ketua Dewan Pendiri LSM GRASI Sofyan Panca Putra, SH.MH., Mengatakan, beberapa waktu lalu dirinya sempat turun kelapangan untuk memantau proyek tersebut dan melakukan komunikasi dengan beberapa warga dan kepala desa yang ada dikabupaten Pangkep. dari hasil wawancara ditemukan beberapa ketidak wajaran dalam hal pengadaan barang Bantuan Bahan Rumah tersebut.
"Dari hasil temuannya di tiga Kecamatan yakni, Kecamatan Labakkang, Bungoro dan Kecamatan Pangkajene, dan tondong tallasa, ditemukan kualitas bahan tidak standar dan volume fisik bahan bantuan rumah yang diserahkan pada warga penerima dinilai tidak sesuai bila dicocokkan dengan data yang diberikan oleh Dinas Sosial, " ungkapnya

Selain itu ia juga mengungkapkan hasil komunikasi dengan Kepala Desa di Kecamatan Tondong Tallasa.bahwa bantuan yang pernah di janjikan kepada warganya hingga kini belum diterima oleh warganya hingga saat ini. padahal menurut sofyan tanggal kontrak pengadaan barang semua rekanan kontraktor yang menangani hal ini sudah jatuh tempo semua
Lebih lanjut, Sofyan mengatakan, proyek yang nilai totalnya RP.1,170 Milyar diduga sarat dengan permainan, anggaran senilai 1,170 Milyar yang sumber dananya dari APBD TA. 2018 tersebut sengaja dipecah-pecah dan diberikan kepada tujuh perusahaan rekanan. padahal tahun tahun sebelumnya untuk pekerjaan yang satu jenis tidak pernah dipecah dan hanya dikerjakan oleh 1 rekanan kontraktor saja.
"Kuat dugaan proyek ini sarat dengan rekayasa modus pecah belah paket untuk menghindari tender, dan juga untuk mengakomodir kepentingan pihak-pihak tertentu."Ucapnya

Sofyan juga menyayangkan sikap kadis Sosial Hj. Najemiah, Sp. yang dinilainya tertutup mengenai perihal Bantuan Bahan Rumah tersebut, Ia mengaku sudah beberapa kali mencoba berkomunikasi dengan Kadis Sosial yang juga sebagai PPK dalam proyek tersebut.

"sampai sekarang ibu Kadis masih menutup diri dan terkesan “bungkam” atas persoalan ini."tukasnya.

Sofyan berjanji akan mengungkap siapa aktor intelektual terkait pengadaan Bantuan Bahan Rumah (BBR) dari Dinas Sosial yang diduga perencanaan sampai pelaksanaan proyek tersebut tidak sesuai prosedur dan menyalahi Perpres Nomor 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Hj. Najemiah, Sp. saat dihubungi melalui sambungan telepon untuk menayakan terkait adanya temuan dari LSM Grasi tersebut, saat ditelepon awak media enggan mengankat telepon selularnya .

(ADM-KP)
 

Posting Komentar untuk "BANTUAN BAHAN RUMAH DINSOS PANGKEP DISOROT LSM "SARAT PERMAINAN""