Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

ADA UDANG DIBALIK BATU, PENGUSAHA LOKAL BONTOA INGIN DEMO TONASA

Zoul Ahmad Haq yang mengklaim dirinya sebagai ketua LPM Kelurahan Bontoa, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) mengaku akan melakukan aksi penutupan jalan di jalan poros Tonasa II tepatnya depan kantor unit BRI Bontoa pada akhir tahun yang akan datang 31 Desember 2018, Hal ini disampaikan Zoul di hadapan awak media di Warkop D.Rj.Jalan Mauraga Pangkajene, Senin (17/12/2018).

Hal ini dilakukannya karena ia merasa kepentingannya sebagai pengusaha lokal pangkep tidak diakomodir oleh Pihak PT.Semen Tonasa dalam pengadaan tender barang dan jasa di perusahaan semen terbesar di indonesia timur tersebu.
”Sekian tahun perusahaan ini sangat sedikit perhatiannya terhadap masyarakat yang ada di wilayah Pangkep khususnya masyarakat yang berdampak langsung dengan kegiatan perusahaan, yang paling kami sesali PT. Semen Tonasa kurang mengakomodir Perusahaan Lokal untuk berkiprah, seperti angkutan Trass, yang di dominasi oleh perusahaan diluar Pangkep bahkan di luar Sulawesi Selatan,"kilahnya

Menanggapi hal tersebut, Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) PT.Semene Tonasa Muhammad Said Chalik mengaku bingung dengan pernyataan Zoul Ahmad Haq tersebut, pasalnya pihak PT. Semen Tonasa  telah memberi ruang kepada pengusaha lokal untuk bersaing didalam proses tender.

Bahkan Said mengungkapkan bahwa selama ini Zoul Ahmad Haq, telah memiliki perusahaan di PT. Semen Tonasa dan telah memiliki kontrak kerja dalam hal beberapa pengadaan barang dan jasa, hingga saat ini

"Bukan hanya diberikan kesempatan mengerjakan sejumlah proyek di Tonasa dua orang anak Zoul Ahmad Haq juga direkomendasikan dan mendapatkan bea siswa dari PT. Semen Tonasa, untuk melanjutkan pendidikannya. jadi saya bingun kepentingan yang mana yang dimaksud yang bersangkutan tidak kita akomodir." Ungkap Said

Dari penelusuran awak media di sejumlah kontraktor lokal di PT. Semen Tonasa mereka menyebutkan bahwa perusahaan milik Zoul Ahmad Haq saat ini akan di black list karena pekerjaannya tidak sesuai perjanjian kontrak dengan pihak pengadaan Tonasa.

"Iya benar ada perusahaan milik Zoul Ahmad Haq di bontoa saya dengar dari pihak pengadaan akan di blacklist karena tidak bisa memenuhi permintaan sesuai sesuai kesepakatan perjanjian kontrak kerja. Kata ketua Asosiasi Pengusaha Lokal Pangkep (APLP) M. Syawir.S

Syawir berharap agar para vendor lokal yang sudah diberi kepercayaan mengerjakan beberapa proyek di Tonasa agar dapat bekerja dengan baik dan tetap menjaga kualitas pekerjaan serta tepat waktu dalam menyelesaikan pekerjaan sesuai kontrak kerja, agar dapat bersaing dengan pengusaha dari luar Pangkep.

"Saya harap kepada teman teman vendor lokal yang sudah bekerja saat ini agar dapat menjaga kualitas pekerjaan, dan tepat waktu dalam pelaksanaan, kita harus buktikan ke Tonasa bahwa pekerja lokal yang tepat juga bisa bersaing dengan perusahaan dari luar" Pungkasnya.

Sementara itu salah seorang anggota LPM Bontoa yang enggan disebutkan namanya membantah akan melakukan aksi demo atas nama LPM Bontoa, sebab hal itu tidak pernah dibicarakan sebelumnya, ia juga membantah kalau Zoul Ahmad Haq adalah ketua devenitif LPM Bontoa , melainkan sekretaris LPM yang juga mengisi kekesongan ketua  

"Setahu saya, Dia Belum resmi menduduki jabatan ketua, karena belum ada SK Pengangkatannya dari LPM Kabupaten, jabatannya saat ini sekertaris dan hanya mengisi kekosongan ketua yang kabarnya mengundurkan diri kemarin, kami juga tidak pernah membicarakan perihal penutupann jalan di Tonasa selama ini." Pungkasnya

(ADM_KP)

Posting Komentar untuk "ADA UDANG DIBALIK BATU, PENGUSAHA LOKAL BONTOA INGIN DEMO TONASA"