Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

80 BIDANG PEMBEBASAN REL KERETA API DI PANGKEP BELUM SERAHKAN ALAS HAK

Kepala Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Arman Amirullah, menyebutkan hingga saat ini masih ada 80 bidang tanah belum menyerahkan kenegara alas hak kepemilikan tanah yang terkena proyek pembangunan rel kereta api (KA) Trans Sulawesi untuk dilakukan diganti rugi.

Padahal keberadaan alas hak tersebut sangat penting untuk melakukan penaksiran harga atas tanah yang terkena jalur pembangunan rel kereta api, salah satu sebab para pemilik lahan belum menyerahkan alas haknya tersebut adalah beberpa pemilik berdomisili di luar kabupatenPangkep

"Bagaimana mau ditahu nilai ganti rugi kalau alas hak belum diserahkan. Alas hak itu menjadi salah satu dasar tim penaksir menentukan nilainya," ujar Kepala Kantor BPN Pangkep, Arman Amirullah kepada awak media, Kamis (27/12/2018) lalu.

Kepala Bidang Angkutan Darat Dinas Perhubungan Kabupaten Pangkep, Dzulfadli mengakui, memang sampai saat ini belum ada titik temu terkait penyerahan alas hak.

Untuk data alas hak yang sudah masuk, pihak BPKP dan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) melakukan inventarisasi.

"Jadi sementara dilengkapi dokumen alas haknya. Data hasil inventarisasi pertanahan sementara dalam proses verifikasi BPKP dan LMAN," pungkasnya.

Sebelumnya Arman menuturkan, saat ini tim appraisal (taksir) telah mulai bekerja untuk menentukan harga setiap lahan. Tim appraisal akan bekerja untuk menentukan harga ganti rugi berdasarkan nilai ekonomis setiap lahan. Total jalur rel Kereta Api di Pangkep sepanjang 41 kilometer dengan lebih dari 2000 bidang lahan.

Arman yang juga merupakan ketua panitia pengadaan lahan rel Kereta Api ini juga meminta agar pemilik lahan untuk tidak mempercayai isu-isu yang mengatakan penyerahan ganti rugi tidak akan diikuti dengan pembayaran ganti rugi. Ia mengaku mendengar sendiri isu ini dari seorang warga yang datang ke kantornya.

"Ada yang datang ke kantor katanya dia dengar isu kalau sudah serahkan sertifikat ke panitia maka tidak dibayar. Saya tegaskan isu itu bohong. Uang ganti rugi sudah siap disalurkan yang penting prosedurnya kita jalankan sama-sama," tegas Arman.

(ADM-KP)


Posting Komentar untuk "80 BIDANG PEMBEBASAN REL KERETA API DI PANGKEP BELUM SERAHKAN ALAS HAK"