Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

TRUK PENGANGKUT TANAH DIKELUHKAN PENGGUNA JALAN DI TARAWEANG

Truk pengangkut tanah yang lalu-lalang disepanjang jalan di desa Taraweang, kecamatan Labakkang, kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) aktivitasnya dikeluhkan warga dan pengguna jalan pasalnya sebagian tanah timbunan yang diangkut truk terkadang jatuh dan berserakan di jalan raya dan butiran butiran tanah yang ditiup angin saat mobil berjalan terkadang mengenai mata pengendara roda dua.

Pengguna jalan banyak yang kelilipan, sesak nafas dan ada beberapa masyarakat yang menjadi korban lakalantas terjatuh akibat ceceran tanah di tengah jalan.Akibatnya, kondisi jalanan di Taraweang penuh debu dan membahayakan pengguna jalan. dan membuat polusi yang tak terbantahkan.

Warga berharap pemerintah dan aparat terkait agar mengambil tindakan terhadap truk pengangkut tanah tersebut, karena selain tidak menutup muatannya dengan terpal, juga diduga juga muatannya berlebihan sehingga tanah terkadang tumpah di badan jalan

"Kalau panas debunya beterbangan, mana lagi kalau hujan licin sekali. Adami pengendara motor sudah jatuh gara-gara waktu sudah hujan karena licin, Semakin hari tambah berdebu ini jalanan baru kayak tidak ada yang perhatikan. Kalau begini kan masyarakat dan pengguna jalan lain yang jadi korban karena debunya kemana-mana," Keluh salah seorang warga setempat yang enggan disebut namanya.

Hal yang sama disampaikan salah seorang pengendara motor, Ikhsan warga Desa Taraweang aktivitas mobil truk pengangkut material timbunan itu sangatlah meresahkan. selain menghalangi pandangannya kedepan saat berkendara juga dapat mengganggu kesehatannya akibat debu yang masuk di hidung dan mulutnya saat berkendara

“Bagaimana tidak, material timbunan yang diangkut tidak dipasangkan terpal diatasnya. Mana lagi muatan timbunannya menumpuk melampaui batas mobil. Ini kerap kali saya alami, belum lagi ketika saya membonceng anak dan istri, tentu sangat mengganggu dan membahayakan keselamatan kita,”ungkapnya, Senin 26 November 2018. kemarin

Bukan hanya debunya yang dikeluhkan warga terkadang ada sopir yang jalannya ugal-ugalan saat berkendara tanpa memperhatikan pengguna jalan lainnya.

“Bukan hanya itu, terkadang juga saya pernah dapati, mobil pengangkut material ugal-ugalan, ini yang lebih parah, mana angkutan material timbunannya tidak ditutupi terpal, juga dengan kecepatan tinggi,”ujarnya.

Ia juga berharap, pemilik perusahaan dapat mendisiplinkan sopir mobil truk pengangkut material timbunannya itu. Dengan tidak ugal ugalan saat berkendara dan memperhatikan pengendara yang lain serta membekalinya dengan terpal penutup agar muatannya tak merugikan warga selkitar . Dan juga berharap kepada pihak yang berwenang untuk menindak tegas pengangkut material timbunan yang membandel.

(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "TRUK PENGANGKUT TANAH DIKELUHKAN PENGGUNA JALAN DI TARAWEANG"