Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

SAMPAH MENUMPUK DI PANTAI KASSI KEBO, PEMKAB PANGKEP CUEK SAJA

Banyaknya tumpukan sampah plastik dan sampah lainnya yang ada di sepanjang pantai dan dermaga Kassi Kebo kampung Kassi Kebo, Kelurahan Talaka Kecamatan Marang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulawesi Selatan, terus dikeluhkan oleh masyarakat daerah setempat. selain merusak pemandangan, merusak lingkungan, juga dikhawatirkan membawa penyakit bagi warga setempat.

Meski keberadaan sampah tersebut sampai sekarang semakin memprihatinkan, namun sayangnya masih belum ada perhatian serius dari pihak terkait, bahkan keberadaan sampah yang sudah membau dibiarkan begitu saja.

Beberapa warga telah menyampaikan hal ini ke pemerintah setempat yakni kelurah talaka dan kecamat marang namun mereka tetap cuek dan tak pernah kelokasi yang dimaksud warga untuk meninjaunya apalagi mengambil tindakan konkrit dan nyata untuk membersihkan sampah tersebut dari bibir pantai kassi kebo.

Dari hari ke hari tumpukan sampah yang dibuang sembarangan oleh pemilik toko kelontongan disekitar tempat tersebut semakin banyak, sehingga masyarakat yang tinggal disekitar pesisir pantai tersebut mulai resah.


Mereka khawatir keberadaan sampah yang berserakan dapat mengancam terhadap kesehatan penduduk setempat, karena sampah tersebut bukan dari penduduk setempat, bahkan yang banyak sampah itu berasal dari pelabuhan kassi kebo yang dibuang oleh penumpang kapal dan toko kelontongan tidak pada tempatnya.

“Jadi sampah yang ada di pinggir pantai ini semakin lama tambah banyak, apalagi selama ini memang tidak pernah ada perhatian dari pemerintah daerah setempat. Padahal ini sudah meresahkan penduduk yang ber,ukim dekat dengan pantai, karena mereka merasa takut akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dari dampak sampah itu,” kata Haerong, salah seorang tokoh masyarakat kelurahan Talaka, Marang, Kamis (22/11/2018).

Haerong juga menyebutkan dulunya tak ada sampah disekitar tempat tersebut nanti saat toko toko kelontongan bermunculan barulah sampah itu mengotori pantai kassi kebo, menurutnya Keberadaan sampah itu tak hanya merusak keindahan pantai, melainkan juga menimbulkan bau busuk. Sebagian sampah yang berserakan itu, kata dia, sempat dibersihkan oleh warga sekitar. Namun tak lama kemudian datang lagi tumpukan sampah lainnya.

“Tak hanya sampah plastik saja. Tapi bercampur dengan sampah lainnya, yang sudah mengeluarkan bau busuk sampai keperumahan warga sekitar, Kita menginginkan agar pinggiran pantai terlihat bersih. Namun tidak bisa terus-terusan begini” Tandasnya

Tak hanya itu para nelayan dan petani rumput laut merasa terganggu sejak menumpuknya sampah ditempat tersebut, sehingga para nelayan enggan lagi menambatkan perahunya disekitar bibir pantai karna bau dan kotor, sementara petani rumput laut mengaku sampah tersebut menghambat pertumbuhan rumput laut yang dibudidayakannya.

“Banyak nelayan yang tak betah saat turun melaut karena baunya menyengat, dan petani rumput laut mengeluhkan pertumbuhan rumput lautnya terganggu akibat sampah tersebut. Kalau sampah itu terus dibiarkan, maka akan terus menumpuk. Karena kiriman sampah dari toko kelontong yang cukup besar setiap harinya.

Darma Salah seorang pengunjung dermaga kassi kebo yang kerap kali ketempat tersebut bersama teman-temannya untuk menyaksikan sunset di dermaga juga mengaku tidak nyaman untuk berfoto karena banyaknya sampah yang menumpuk.

"Pantainya sudah tidak indah lagi untuk berfoto, padahal pemandangan pantai dan sunsetnya bagus sekali disini, semoga pihak terkait bisa mengambil tindakan agar pantai ini indah lagi seperti dulu" Pintanya

Baik warga setempat dan pengunjung berharap kepada Pemkab Pangkep untuk segera membersihkan pantai tersebut, Salah satu solusi agar pantai tetap terjaga kebersihannya, warga berharap agar ada petugas yang mau turun tangan. Seperti Badan Lungkungan Hidup (BLH) dan Dinas Kebersihan Kabupaten Pangkep.

(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "SAMPAH MENUMPUK DI PANTAI KASSI KEBO, PEMKAB PANGKEP CUEK SAJA"