Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

POLISI SELIDIKI SEJUMLAH FAKTA PENEMUAN KERANGKA MANUSIA DI PANGKEP

Pasca warga Pangkep dihebohkan dengan penemuan diduga kerangka manusia di Kampung Maccini Oto, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sulsel, Rabu (14/11/2018) lalu. polres Pangkep mencoba mendalami sejumlah fakta kejadian baik temuan di TKP maupun laporan warga perihal orang hilang disekitar tempat tersebut beberapa bulan terakhir.

Dari fakta di TKP Tulus menyebut saat melihat langsung kondisi diduga kerangka manusia tersebut dari lokasi kejadian, dia mengaku ada bekas terbakar.

"Kalau kita lihat temuan kami itu ada bekas terbakar pada kerangkanya dan ada kayu bekas pembakaran juga berada di sekitarnya. Ini yang coba kita dalami juga," ujarnya.

Tulus juga mendalami laporan-laporan masyarakat dari Mapolsek Pangkajene tentang adanya anak yang pernah hilang 8 Januari 2018 lalu. Polres Pangkep saat ini juga mendalami keterkaitan dugaan kerangka manusia tersebut dengan laporan anak hilang  pada bulan Januari 2018 lalu yang TKP nya tidak jauh dari lokasi penemuan dugaan kerangka manusia.

"Iya kita dalami juga soal laporan kehilangan tanggal 8 Januari 2018 menyebutkan si anak ini tidak kembali ke rumahnya sejak tanggal itu. Dia tinggalkan rumah setelah salat subuh, berumur 28 tahun, jenis kelamin laki-laki dan asal warga asal Kampung Baru-baru Tanga," ungkapnya.

Kapolres Pangkep, AKBP Tulus Sinaga belum memberikan hasil identifikasi diduga kerangka manusia di Kampung Maccini Oto, Kelurahan Bontoperak, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sulsel.

"Kita masih terus menunggu dari Dokpol Polda, kerangkanya diteliti dulu dan itu perlu di identifikasi apakah kategori tulang manusia atau bukan," kata AKBP Tulus Sinaga di Mapolres Pangkep, Jumat (16/11/2018).

Lanjutnya, "Kita harap secepatnya ada hasilnya, karena masyarakat tentu ingin tahu kepastiannya dan kebenarannya. Tunggu saja biarkan tim bekerja," jelasnya.

Paur Doksit Biddokkes Polda Sulsel, AKP Sulkarnain, mengatakan bahwa dari hasil pemeriksaan awal kerangka tersebut di duga kuat adalah kerangka manusia yang belum diketahui sejak kapan berada di lokasi tersebut hingga menyisakan tulang.

“Diduga kuat memang kerangka manusia. Tapi, untuk jenis kelamin kami belum bisa mengetahui karena harus melalui pemeriksaan DNA,” katanya lagi.

Sementara itu Salah satu perwira Tim Forensik Biddokkes Polda Sulsel, Ipda Baharuddin mengatakan, pihaknya menemukan di lokasi berupa tengkorak dalam posisi baring dan bekas terbakarnya.

“Kepalanya sudah pecah tetapi giginya masih ada. Sudah banyak hilang bagian tulangnya. Sementara tulang jari hanya sebagian yang ditemukan,” kata Baharuddin saat ditemui di RS Bhayangkara Makassar, Kamis (15/11/2018) dini hari.

Baharuddin menyebutkan, pihak kepolisian berkoordinasi dengan Tim Forensik untuk melakukan penyelidikan penemuan kerangka manusia tersebut.

“Untuk jenis kelamin dari tulang belulang ini masih dalam tahap penyelidikan. Karena kondisinya tinggal kerangka saja. Diperkirakan kerangka itu sudah 5 atau 6 bulan dan ada luka bakar pada tulang tengkoraknya,” ungkapnya.

Saat ini, kerangka manusia tersebut masih berada di kamar jenazah RS Bhayangkara guna pemeriksaan lebih lanjut.

Namun jauh dari itu, penemuan kerangka manusia tersebut menyisahkan sejumlah fakta yang dirangkum awak media. Berikut 4 fakta dibalik penemuan kerangka tersebut.

1. Ditemukan di Seberang RSUD Pangkep

Kerangka tanpa identitas yang ditemukan warga di jalan Poros Sultan Hasanuddin, Kampung Maccini Oto, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sulsel, ditemukan di sebuah tempat yang berhadapan dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pangkep.

Demikian yang diungkapkan Paur Doksit Biddokkes Polda Sulsel, AKP Sulkarnain saat dikonfirmasi. Ia mengungkapkan, awalnya kerangka tersebut ditemukan oleh seorang warga yang sedang berada di sekitar jalan poros yang berhadapan langsung dengan RSUD Pangkep itu. Lalu melaporkan hal itu ke pihak kepolisian.

2. Baju Terbakar

Saat pihak kepolisian tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), pihak Biddokkes Polda Sulsel, menemukan secarik baju yang diduga milik orang yang telah jadi kerangka tersebut. Namun anehnya, baju tersebut dalam kondisi sudah terbakar.

3. Lokasi Penemuan kerangka manusia cukup ramai

Garis Merah: Lokasi yang diperkirakan tempat penemuan kerangka manusia.
Dari citra satelit google, lokasi yang diperkirakan tempat penemuan kerangka tersebut, diketahui cukup ramai, kecuali pada pertengahan malam hingga dini hari. Di citra satelit tersebut, tertangkap sejumlah warung makan, toko asesori gawai, dan rumah.

4. Belum Diketahui Sejak Kapan Kerangka itu ada

Walau telah ditangani pihak otoritas, pihak kepolisian belum dapat memastikan, sejak kapan kerangka tersebut di lokasi terakhir ditemukannya.

“Diduga kuat memang kerangka manusia. Tapi, untuk jenis kelamin kami belum bisa mengetahui karena harus melalui pemeriksaan DNA. Kami masih menunggu konfirmasi dari penyidik Polres Pangkep. Bagaimana pengembangan kasus tersebut. Karena penyidik punya gawean tersendiri, kami hanya mendukung dalam hal ini,” kata Sulkarnain.

Diberitakan sebelumnya Kondisi lokasi penemuan berada di tempat yang tidak ada rumah, semak belukar tetapi berada di jalan poros. Kerangka manusia itu ditemukan warga sekitar pukul 18.30 Wita usai salat maghrib. Penemuan diduga kerangka manusia itu ditemukan pertama kali seorang sopir yang melintas yang singgah buang air kecil di semak belukar.

(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "POLISI SELIDIKI SEJUMLAH FAKTA PENEMUAN KERANGKA MANUSIA DI PANGKEP"