Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

IRWAN MENOLAK DISEBUT "DICOPOT" DARI KETUA DPD NASDEM PANGKEP

Mantan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kabupaten, H.Muhammad Irwan Djamaluddin menolak disebut dirinya "Dicopot" meski jabatan ketua Nasdem yang didukinya selama ini beralih kepada ke Muhammad Yusran Lalogau yang baru saja bergabung dari Partai Golkar ke Partai Nasdem Pangkep pada bulan juli 2018 lalu. dan menduduki jabatan baru sebagai pengurus wilayah dan menjadi korda untuk wilayah Maros, Pangkep, Barru dan Parepare. (MAPARUPA)

Ia mengaku menyerahkan jabatan ketua Nasdem Pangkep kepada Muhammad Yusran Lalogau (MYL) secara sukarela. Menurut, Irwan, sebelumnya telah terjalin komitmen politik antara dirinya dengan Yusran. Komitmen tersebut yakni Ia bersedia menyerahkan kursi ketua DPD Partai Nasdem Pangkep ke Yusran asal mantan legislator Partai Golkar itu bergabung ke Partai Nasdem.

Irwan juga menjelaskan bahwa di partai Nasdem berbeda dengan partai-partai yang lain yang menganut sistem musda, dimana dipartai Nasdem itu masa waktu jabatan Ketua DPD Itu tidak ada

"Saya serahkan jabatan Ketua DPD bukan dicopot. Pengalihan jabatan itu karena masa waktu ketua DPD itu tidak ada. Partai Nasdem belum menganut sistem musda," terang Irwan yang kini menjabat Korda Wilayah VI DPW Nasdem, Rabu (14/11/2018).

Irwan menegaskan hal itu semata-mata dilakukan untuk memperkuat Partai Nasdem di Pangkep. Mengingat Yusran sendiri adalah putra pengusaha dari Syamsul (saudara kandung Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid_red), yang memiliki gerbong massa yang besar.

"Atas bergabungnya gerbong Syamsul, tentu akan semakin memperkuat kekuatan Nasdem di pangkep dan saya legowo melepas ketua Nasdem demi kebesaran partai ini di Pangkep," pungkasnya.

Hal senada dikatakan Ketua Bidang Media dan Komunikasi Politik DPD Nasdem Pangkep, Haris Gani.Ia mengungkapkan, pergantian tersebut dilakukan tanpa ada tekanan dan ketua sebelumnya dengan besar hati melepas kursi tersebut, lantaran ingin fokus dalam kerja kerjanya yang ikut maju sebagai calon legislatif di DPRD Provinsi Sulsel.

"Ini pengalihan jabatan ketua, bukan pergantian seperti yang terjadi di tempat lain. Sebelum pergantian ini, komunikasi kita semua baik-baik saja bahkan sampai sekarang, Irwan digantikan Yusran, dan komunikasi mereka berdua baik, dia (Irwan) dengan besar hati melepas kursi ketua karena memang ingin fokus dalam pencalegannya di DPRD Provinsi," kata Haris, Rabu (14/11/2018)

Haris menambahkan, pasca pergantian tersebut Muhammad Irwan sendiri menjabat sebagai kordinator daerah wilayah 6 DPW Nasdem Sulsel dan pihaknya masih menunggu keputusan pusat untuk jadwal pelantikan.

"Beliau (Ketua lama_red) tetap di Nasdem, Irwan jadi pengurus wilayah dan menjadi korda untuk wilayah Maros, Pangkep, Barru dan Parepare,

Lanjut Haris, meski ada pergantian di kursi ketua, namun Nasdem Pangkep sendiri tetap fokus di pemilihan legislatif dengan target minimal 7 kursi, untuk melenggangkan langkah menuju pilkada 2020.

"Saat ini Nasdem akan mengintenskan kordinasi ke DPW Provinsi, termasuk rapat konsoludasi kader, membenahi tubuh partai, khususnya ditingkat desa dan kelurahan. Rencana pelantikan sendiri belum, tapi kita upayakan secepatnya,” tambah mantan Legislator Golkar Pangkep tersebut yang saat ini berkiprah mencaleg di Dapil 1 Pangkep.

(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "IRWAN MENOLAK DISEBUT "DICOPOT" DARI KETUA DPD NASDEM PANGKEP"