Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

HORE, CPNS 2018 YANG TAK LULUS SKD BISA IKUT SKB, INI 7 SYARATNYA

Pemerintah akhirnya mengeluarkan aturan baru tentang kriteria kelulusan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018. Aturan baru kriteria kelulusan SKD CPNS 2018 ini aturan baru tersebut merupakan yang ditunggu-tunggu oleh para perserta seleksi CPNS 2018.

Aturan baru tersebut dituangkan dalam Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permen PANRB) No 61 Tahun 2018. Aturan baru ini dikelurkan untuk merespons minimnya peserta SKD yang lolos passing grade CPNS 2018.

Dalam aturan tersebut setidaknya melegakan bagi beberapa peserta seleksi CPNS 2018. Karena, jika dilihat dari hasil SKD CPNS 2018 ternyata banyak diantaranya yang tidak lulus secara passing grade. Minimnya peserta lolos passing grade CPNS 2018 membuat banyak formasi CPNS 2018 terancam kosong.

Selain itu, minimnya tingkat kelulusan SKD juga membuat ketentuan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yaang mensyaratkan peserta SKB sebanyak 3 kali jumlah formasi tak terpenuhi. Dalam aturan baru CPNS 2018 ini, pemerintah memutuskan menggunakan sistem rangking.

Sebagaimanad diketahui sebelumnya dilingkup Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel telah menyediakan sebanyak 471 formasi CPNS, namun setelah mengikuti tes SKD pada tanggal 7-9 November 2018 lalu hanya 106 orang peserta yang lulus untuk mengikuti tes SKB berikutnya dari 7 ribuan lebih peserta SKB saat itu.

Kepastian ini disampaikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin usai mengikuti Rapat Terbatas, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (21/11) siang kemarin.

“Kita tidak berorientasi kepada passing grade, tetapi berorientasi pada ranking. Jadi kalau kita passing grade kita jatuhkan, itu sumber daya manusia aparatur nanti kembali mundur. Kita ingin maju,” tegas Syafruddin.

Dengan sistem ranking, menurut Menteri PANRB Syafruddin, jika kebutuhan di salah satu Kementerian/Lembaga misalnya 100 CPNS, karena ini kan baru tes awal tentu yang dicari 3 kali lipat dari 100. Karena itu, berarti ranking 1 sampai 300. Itu yang akan masuk seleksi tahap kedua.

“Jadi tiga akan dipilih satu. Kira-kira gitu jalan keluarnya yang terbaik, tapi tidak menurunkan grade,” terang Syafruddin.

Ia juga meyakinkan, bahwa peserta SKD CPNS akan mengetahui siapa yang berdasarkan ranking berhak mengikuti seleksi tahap berikutnya. Namun teknis pengumumannya, menurut Syafruddin, akan diatur oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Nanti BKN yang atur,” tegas Syafruddin.

Dalam pasal 2 Permenpan No 61 Tahun 2018 menyebutkan bahwa peserta SKB terdiri atas peserta SKD yang memenuhi passing grade dan peserta SKD yang tidak memenuhi passing grade namun memiliki peringkat terbaik dari angka kumulatif SKD yang diatur dalam peraturan menteri.

Artinya peserta CPNS 2018 yang tak lolos passing grade SKD tetap bisa ikut tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). tanpa harus mengulang tes SKD kembali

Tentunya ada syarat untuk peserta CPNS 2018 yang tak lolos passing grade ini. Peserta SKD yang tidak lolos passing grade tapi bisa ikut SKB yakni dengan 7 ketentuan sebagai berikut:
  1. Nilai kumulatif SKD formasi umum paling rendah 255.
  2. Nilai kumulatif SKD formasi umum untuk jabatan dokter spesialis dan instruktur penerbang paling rendah 255.
  3. Nilai kumulatif SKD formasi umum untuk petugas ukur, rescuer, anak buah kapal, pengamat gunung api, penjaga mercu suar, pelatih/pawang hewan dan penjaga tahanan paling rendah 255.
  4. Nilai kumulatif SKD formasi putra putri lulusan terbaik (cumlaude) dan diaspora paling rendah 255
  5. Nilai kumulatif SKD formasi penyandang disabilitas paling rendah 220.
  6. Nilai kumulatif SKD formasi putra/putri Papua dan Papua Barat paling rendah 220.
  7. Nilai kumulatif SKD formasi tenaga guru dan tegana medis/paramedis dari eks tenaga honoer K-II paling rendah 220.
Syarat-syarat di atas berlaku jika memenuhi ketentuan yang disebutkan dalam pasal 4 Permenpan No 61 Tahun 2018.

Pertama, jika tidak ada peserta yang lolos passing grade pada formasi yang dibutuhkan. Jumlah peserta SKB sebanyak tiga kali dari jumlag formasi tersedia.

Kedua, belum terpenuhinya jumlah peserta SKD yang lolos passing grade sesuai Permen PANRB No 37 Tahun 2018.

Pemerintah juga memastikan melalui aturan baru tersebut, bahwa yang sudah lolos ke tahap selanjutnya dengan passing grade di aturan yang lama sudah pasti mengikuti SKB CPNS 2018.Peryataan ini disampaikan oleh Sekretaris Kemenpan RB Dwi Wahyu Atmaji menjadi kabar gembira bagi perserta yang sudah lulus di passing grade awal.

"Yang sudah lulus di awal, tetap kami lindungi. jangan Khawatir. Mereka akan tetap ikut SKB," kata Dwi dalam keterangan tertulis.

Pernyataan tersebut seolah menjadi penjaminan perserta yang lolos di passing grade awal untuk mengikuti SKB CPNS

Berikut link Permen PANRB No 61/Tahun 2018:  aturan baru tersebut sudah dipublikasikan di laman jdih.menpan.go.id. Kalian bisa download dan membaca Permenpan No 61 Tahun 2018 di link berikut ini:

(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "HORE, CPNS 2018 YANG TAK LULUS SKD BISA IKUT SKB, INI 7 SYARATNYA"