Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

DIRUT RSUD PANGKEP AKUI PEMADAMAN LISTRIK GANGGU PELAYANAN PASIEN

Pemadam listrik PLN yang terjadi Selama 20 jam, di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) sulsel bukan hanya merugikan para pedagang kecil namun juga mengganggu beberapa pelayanan masyarakat di kantor kantor pemkab Pangkep mulai dari pelayanan di kantor lurah/desa, kantor kecamatan bahkan sampai dikantor kantor Dinas di lingkup pemerintah kabupaten Pangkep. atas pemadaman tersebut beberapa warga yang ingin mengurus surat surat menjadi tertunda karenanya.

Yang lebih parahnya lagi pelayanan di Puskesmas dan Rumah Sakit yang ada di Pangkep juga turut terganggu karenanya, seperti pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pangkep di Jl Poros Sultan Hasanuddin, Kecamatan Pangkajene.

Meski RSUD Pangkep mempunyai alat Genset namun hal tersebut tidak mampu mengaliri semua ruangan, malah Efek listrik padam membuat RSUD Pangkep punya kendala karena harus membeli bahan bakar di SPBU agar pelayanan dapat dilakukan.

"RSUD Pangkep juga sempat padam, tapi kita punya genset. Cuma genset sempat mati karena terkendala bahan bakar yang habis di SPBU. Kami harus mengeluarkan Rp 2 juta hanya untuk 8 jam pemakaian genset di RSUD Pangkep," kata Dirut RSUD Pangkep, dr Annas Ahmad di Pangkajene, Jumat (16/11/2018).

Annas menyebut, beberapa ruangan tidak dapat dialiri listrik genset serta beberapa alat tidak bisa di fungsikan sehingga operasi2 elektif hari ini harus ditunda, kecuali untuk operasi emergency tetap dilakukan di RSUD Pangkep.

"unit CSSD sebagai bagian sterilisasi alat-alat operasi tidak dapat difungsikan, sehingga operasi2 elektif hari ini harus ditunda, kecuali operasi emergency itu dilakukan." Ungkap Annas

Annas tak menampik Dampak dari pemadaman tersebut, pihak RSUD Pangkep menuai kritikan di sosial media, soal pelayanan kamar di semua rawat inap, karena efek mati lampu 20 jam di Pangkep. namun demikian Annas mengaku pihak RSUD Pangkep tak bisa berbuat apa apa untuk menjaga kenyamanan para pasien akibat pemadaman listrik PLN tersebut.

"Kami punyai genset tapi belum bisa menjangkau seluruh ruangan, sehingga kami prioritas ruangan intensif seperti UGD, kamar operasi,  ICU dan laboratorium," jelasnya.


Untuk itu Annas mengaku pihaknya meminta maaf kepada seluruh pasien jika selama pemadaman listrik terjadi para pasien di RSUD Pangkep merasa tidak nyaman berada diruang perawatan. karena hal pemadaman listrik tersebut diluar kemampuan pihak RSUD Pangkep.
 
(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "DIRUT RSUD PANGKEP AKUI PEMADAMAN LISTRIK GANGGU PELAYANAN PASIEN"