Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

WOW, DALAM SEPEKAN KADES DI PANGKEP HABISKAN RP.585 JUTA UNTUK PELATIHAN

Sejumlah masyarakat kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) sulsel menyorot dua kegiatan yang di gelar para Kepala desa selama selama sepekan di kota Makassar. Pasalnya kegiatan tersebut di anggap hanya menghabiskan anggaran desa saja tak tanggung tanggung jika di kalkulasi nilai anggarannya sebesar setengah miliar lebih

Kedua kegiatan tersebut adalah Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)   dan Peningkatan Kapasitas Kepala desa yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep)

Pertama Kegiatan Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sendiri di selenggarakan di Hotel La'riz kota Makassar, mulai 20 hingga 22 Oktober 2018 yang berakhir hari ini dengan anggaran sebesar Rp.260 juta untuk 65 desa se kabupaten Pangkep, masing masing desa di wajibkan menyetor 4 juta per desa

kegiatan kedua yakni Peningkatan SDM Kepala Desa dan BPD yang akan diselenggarakan di Hotel Claro kota Makassar pada tanggal 25 hingga 28 Oktober 2018 dengan menyiapkan anggaran sebesar  Rp.325 Juta yang mana masing masing kepala desa wajib menyetor uang ADD sebesar 5 juta per desa se kabupaten Pangkep, sehingga total anggaran keseluruhan mencapai Rp.585 juta.

Ismail warga desa Mattiro Ujung pulau kapoposan kecamatan Tupabbiring, Kabupaten Pangkep, menilai bahwa kegiatan para kepala desa tersebut terkesan hanya upaya menghabiskan uang ADD saja, karena kegiatan tersebut bisa saja di lakukan di Pangkep yang tentu anggarannya lebih murah.

":Kegiatan ini hanya menghambur hamburkan uang ADD saja, bukankah kegiatan ini bisa di laksanakan di Pangkep, apalagi para kades di Pangkep rata rata punya tempat tinggal di Pangkajene, baik itu status milik sendiri maupun rumah kontrakan" Ujarnya ketus

Sementara itu  Kepala DPMD Pangkep, Abd Haris Gas mengatakan, tujuan dari pada digelarnya pelatihan BUMDes ini, tidak lain semata untuk mendorong kemajuan daerah, melalui produktivitas Bumdes. Sebagaimana, nawacita Presiden RI, Ir Joko Widodo membangun dari desa.

Dikatakan Abd Haris Has, saat ini Pemerintah Desa di Kabupaten Pangkep pun, telah menganggarkan pengelolaan BUMDes sebesar Rp. 100juta. Dimana, diharapkan pula, selepas dari pelatihan ini, Pemerintah Desa dapat berkreasi dalam mengembangkan pengelolaan BUMDes. Dimana, kehadiran Bumdes disetiap desa dapat menjadi penopang perekonomian di desa dan menjadi sumber Pendapatan Asli Desa (PADes).

Lanjut disampaikan, pihaknya sengaja mengundang narasumber berasal dari Jogja. Mengingat, BUMDes di desa Ponggok Jogja merupakan salah satu BUMDes yang berkontribusi besar menghasilkan PADes dan berkontribusi dalam PAD Daerah.

Dengan mendatangkan, Yani Setiyadi Pendiri BUMDes Ponggok Jogja, Rudy Suryanto Master BUMDes Indonesia dan Sekjen Forum BUMDes Indonesia, sebagai narasumber, diyakini dan diharapkan produktivitas dan perencanaan pengembangan pengelolaan BUMDes yang ada di Kabupaten Pangkep, dapat berkembang dan menjadi pendorong kemajuan Daerah, Kabupaten Pangkep, khususnya.

"Wadah pelatihan ini sangat baik untuk menjadi referensi pengembangan dan pengelolaan BUMDes yang baik dan saya berharap Pemerintah Desa yang mengikuti pelatihan ini, dapat mengaplikasikan apa yang didapatkan dalam forum pelatihan ini,"ucapnya



(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "WOW, DALAM SEPEKAN KADES DI PANGKEP HABISKAN RP.585 JUTA UNTUK PELATIHAN"