Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

PULUHAN PENGUNGSI PALU DI PANGKEP, TAK PUNYA ONGKOS UNTUK KEMBALI

Pasca Kejadian gempa dan tsunami provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) terhitung sekitar 1.022 pengungsi korban bencana yang masuk di kabupaten Pangkajene dan kepulauan (Pangkep) sulsel. jumlah pengungsi itu tersebar di wilayah daratan dan pegunungan Kabupaten Pangkep yang meliputi kecamatan Minasatene, Pangkajene, Bungoro, Balocci, Labakkang, Tondong Tallasa, Marang, Segeri dan Mandalle.

Kepala Dinas Sosial Pangkep, Najemiah mengatakan hingga saat ini sudah ada sebagian pengungsi korban gempa pulang ke Palu, Sulawesi Tengah. Najemiah menyebutkan alasan pengungsi ke Pangkep hanya menghilangkan trauma saja.

"Iya dari data yang ada itu sebanyak 1.022 pegungsi di Pangkep. Sudah ada beberapa kepala keluarga yang pulang," ujarnya ditemui TribunPangkep.com di Kantor Bupati Pangkep, Selasa (23/10/2018).

Sementara itu dari Pantauan awk media ada sebanyak 28 pengungsi korban gempa Palu yang mengungsi ke Majennang, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Sulsel, juga sudah berencana kembali pulang ke kampung halamannya. namun mereka tak punya biaya untuk pulang menuju palu.

Salah seorang kepala keluarhga pengungsi, Sahlan (55) warga Kampung Wani, Kabupaten Donggala, Sulteng, mengaku sudah merasakan kejenuhan karena selama di Pangkep ia dan keluarganya tidak bekerja saat dalam pengungsian.

"Kami jenuh, karena tidak ada kegiatan dan sepertinya lapangan kerja susah di Pangkep," katanya, Rabu (24/10/2018).

Sahlan ingin pulang bersama keluarganya tetapi terkendala biaya. ia pun merasa malu menumpan di rumah keluarganya dan tak ingin membebani keluarganya tersebut mengingat kehidupan keluarganya juga serba pas pasan

"Kita hanya numpang disini, terlalu lama tidak enak juga karena orang yang bantu kami itu sudah banyak bantu. Rencana kalau sudah ada biaya atau fasilitas akomodasi dari pemerintah kami akan pulang ke Palu menata hidup lagi," ungkapnya.

Saat ini, Sahlan dan keluarganya hanya bisa menunggu nasib baik menghampiri mereka, sembari memohon pihak pemerintah kabupaten Pangkep untuk memfasilitasi kembali kepulangan rombongannya menuju palu untuk mengadu nasib kembali disana.

(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "PULUHAN PENGUNGSI PALU DI PANGKEP, TAK PUNYA ONGKOS UNTUK KEMBALI"