IKLAN

PEMKAB PANGKEP HIMBAU WARGANYA UNTUK SHALAT GHAIB BESOK USAI SHALAT JUMAT

Pemerintah kabupaten Pangkajene dan Kepulauan mengajak umat beragama untuk berdoa bersama untuk keselamatan, kesabaran, dan ketabahan masyarakat Palu dan Donggala Sulawesi tengah (Sulteng) yang mengalami dampak buruk dari peristiwa alam Gempa bumi dan tsunami tersebut. Khusus kepada umat Islam untuk melaksanakan shalat ghaib.

Ajakan shalat gaib untuk korban palu dan donggala sulteng tersebut tertuang dalam surat shalat ghaib secara berjamaah di masjid masing masing se kabupaten Pangkep usai shalat jumat besok

"Khusus kepada umat Islam, mari kita lakukan shalat ghaib untuk para korban wafat, Shalat gaib ini untuk mereka yang sudah mendahului kita, bagi para korban semoga diampuni dosanya dan diterima di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dalam menghadapi cobaan ini," kata Penjabat (Pj) Sekda Pangkep, Hj Jumliati di Pangkajene, Kamis (4/10/2018).

Jumliati menambahkan, Surat himbauan tersebut sudah dikirim melalui para Camat, Lurah dan Desa di 13 kecamatan Kabupaten Pangkep, untuk diteruskan kemasing masing masjid masjid daerah setempat.Jumliati berharap agar instruksi ini dilaksanakan dengan baik oleh camat, lurah, kepala desa dan segera memberitahukannya kepada masyarakat Pangkep perihal shalat gaib bersama usai shalat jumat besok 5 Oktober 2018

"Saya instruksikan kepada camat, lurah dan kepala desa untuk meneruskan surat himbauan ke pengurus masjid di Pangkep untuk melaksanakan salat gaib berjamaah, Jumat besok sesudah saat Jumat di masjid masing-masing," ujarnya.

Diketahui bersama Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang pantai utara Pulau Sulawesi pada 28 September 2018 menyebabkan kerusakan yang luar biasa. Nyaris seluruh rumah yang berada di Palu rata dengan tanah karena terdampak serangkaian gelombang tsunami, yang juga menghancurkan garis pantai. Aliran lumpur dan tanah menghancurkan beberapa daerah pinggiran di kota yang dihuni oleh (kurang lebih) 300.000 orang.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, hingga Rabu (3/10/2018) pukul 13.00 kemarin, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bermagnitudo 7,4 dan tsunami di Sulawesi Tengah meningkat menjadi 1.407 orang. Korban meninggal tercatat dari berbagai wilayah, mulai dari Kota Palu, Kabupaten Donggala, Sigi, hingga Parigi Moutong. Mereka kebanyakan tertimpa reruntuhan bangunan saat gempa, ataupun terseret arus ketika tsunami.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 519 korban telah dimakamkan di TPU Paboya. Selain korban meninggal, jumlah korban luka berat juga bertambah menjadi 2.459 jiwa. Sebanyak 113 orang dilaporkan hilang, 152 orang tertimbun, dan 65.733 rumah rusak berat.

Jumlah tersebut masih sangat mungkin bertambah, lantaran tim SAR masih terus bergerak untuk melakukan proses evakuasi, pencarian, dan penyelamatan korban.

Berikut petikan surat himbauan Shalat Ghaib bersama untuk korban bencana Gempa dan Tsunami di Palu dan Donggala usai shalat jumat besok di masjid masing masing se kabupaten Pangkep.


(ADM-KP)

koran pangkep

AYO SEBARKAN BERITA INI KE:

Disarankan Untuk Anda:

loading...

0 Response to "PEMKAB PANGKEP HIMBAU WARGANYA UNTUK SHALAT GHAIB BESOK USAI SHALAT JUMAT"

Posting Komentar