Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

KHUSUS WILAYAH PULAU PANGKEP MASIH ADA 165 RIBU LAHAN BELUM BERSERTIFIKAT

Sebanyak 165 Ribu Lahan Pulau di kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) sampai saat ini Belum Berserifikat Kondisi ini sangat rentan terhadap sengketa, karena warga belum memiliki alas hak berupa sertifikat tanah. hal ini diungkapkan oleh Kepala Kantor Badan Pertanahan Negara (BPN) Kabupaten Pangkep, Arman Amrullah menyebutkan khusus wilayah pulau terdapat 165 ribu bidang lahan yang belum bersertifikat.

Arman Amrullah berjanji akan menyelesaikan secara bertahap penerbitan sertifikat di wilayah kepulauan kabupaten Pangkep, sebelumnya pihak Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Pangkep telah mensertifikatkan lahan warga yang ada di Pulau Balo-Baloan

"Tahun lalu Pulau Balo-baloang kita terbitkan sertifikatnya. Full sertifikat disana. Kalau untuk pulau yang lain, kita akan kita kerjakan secara bertahap," janji Arman kepada awak media.

Menurut Dia, luasnya wilayah pulau di Kabupaten Pangkep yang terdiri dari 115 pulau dengan 70 pulau berpenghuni menjadi kesulitan tersendiri bagi pengurusan administrasi warga. apalagi ada kepulaun Pangkep yang jaraknya jauh dan berbatasan langsung dengan Pulau Jawa dan Pulau Kalimantan.

Sementara itu Kepala Desa Mattiro Matae, Kecamatan Liukang Tupabiring, Rizal Idris mengungkapkan untuk lahan di Pulau Gondong Bali yang dipimpinnya saat ini baru 50 persen yang sudah disertifikatkan, masih tersisa 50 persen yang belum bersertifikat.

"Harapan kita instansi terkait supaya membantu kami untuk penerbitan sertifikat tanah di pulau," pungkasnya.

(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "KHUSUS WILAYAH PULAU PANGKEP MASIH ADA 165 RIBU LAHAN BELUM BERSERTIFIKAT"