Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

SETAHUN TAK MASUK KERJA SEBAGAI ASN, TERSANGKA KORUPSI ADD MASIH DIGAJI


Sudah setahun sudah Abdul Rahman (38) TAHUN, tidak pernah masuk kerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) namun hingga saat ini mantan Pjs Kepala Desa Mattiro Bone yang juga merupakan Pegawai ASN Kecamatan Liukang Tupabbiring, Kabupaten Pangkep itu masih menerima gaji sebagai ASN dari negara hingga saat ini.

Hal ini terungkap saat Abdul Rahman diperiksa oleh Tim Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Polres Pangkep sebagai tersangka kasus korupsi ADD tahun 2016 silam. Di hadapan polisi Rahman mengakui hal itu. Walaupun tidak mendapatkan berbagai tunjangan, namun gaji pokok sebagai ASN, tetap masuk ke rekening miliknya hingga saat ini.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Pangkep, Suriani, mengatakan terkait gaji pokok ASN, pihaknya tidak dapat menghentikan begitu saja, tanpa ada SK pemberhentian maupun penyampaian pelanggaran dari pimpinan di tempat tugasnya.

"Laporannya tidak ada masuk ke kita, jadi tidak bisa dipotong. Sementara proses itu ada di kecamatan, dalam hal ini oleh camat. Aturannya 46 hari akumulasi tanpa alasan baru dikenai pemotongan. Kalau cuti sakit tidak terhitung. Harusnya ada laporan dari pimpinannya dalam hal ini camat," ujar Suriani, Senin (3/9/1018).

Suriani berujar, sebelum penangkapan terhadap yang bersangkutan, pihaknya tidak berani begitu saja mengambil tindakan pemontongan. Sementara untuk mengambil keterangan langsung juga tidak dapat dilakukan, karena yang bersangkutan tidak pernah ada di tempat.

Diberitakan sebelumnya dua tersangka dalam kasus penyelewengan ADD tahun 2016 Mattiro Bone ini keduanya berstatus ASN yaitu Abdul Rahman dan Sahaba Nur. Keduanya pernah menjabat sebagai pelaksana tugas kades Mattiro Bone pada 2016 dimana Rahman mencairkan dan menggelapkan ADD tahap pertama dan Sahaba Nur mencairkan ADD tahap kedua dan juga di temukan kerugian negara di dalamnya.

(ADM KP)

Posting Komentar untuk "SETAHUN TAK MASUK KERJA SEBAGAI ASN, TERSANGKA KORUPSI ADD MASIH DIGAJI"