Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

PENDAFTARAN CPNS TERBUKA, PERMOHONAN SKCKA MENINGKAT, INI SYARAT DAN BIAYANYA

Seiring dengan pembukaan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018, permohonan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polres Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulsel. mengalami Peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan pekan lalu.

Hal ini diungkapkan oleh Kasat Intel Polres Pangkep, AKP A. Mahdin Pat, saat dikonfirmasi, Kamis 20 September, mengatakanmenurutnya, antusias warga pemohon SKCK belakangan ini meningkat. Mengingat, saat ini pula bukan hanya pada keperluan pencari kerja yang lain, juga momen pendaftaran CPNS 2018 ini, mendorong meningkatnya produksi SKCK di Polres Pangkep.

"Perbandingan pemohon dari hari biasanya, peningkatan sangat signifikan. Dimana, pada hari biasanya, pemohon dan penerbitan SKCK hanya sebanyak 25 pemohon, dibanding dua pekan ini, dan tiga hari belakangan ini, pemohon dan diterbitkan sebanyak 60-70 pemohon SKCK." Ungkapnya

A. Mahdin Pat mengemukakan mulai dua pekan ini, bagian yang mengurusi SKCK, disibukkan dengan warga yang memohon SKCK. Meski begitu, Pihaknya akan tetap memberikan pelayanan maksimal dan prima, tanpa mengabaikan syarat dan prosedur yang berlaku.

"Terhitung, tiga hari ini saja telah tercatat sebanyak 200 pemohon dan telah diterbitkan SKCK oleh bagian Kaur Mintu Sat Intelkam Polres Pangkep. Dimana, dari 200 pemohon SKCK ini, terdapat rata-rata pemohon dengan keperluan syarat administrasi pendaftaran CPNS." Ungkapnya

Untuk itu kata A. Mahdin Pat, dalam menyikapi pemohon yang saat ini membludak, pihaknya terus berbenah dalam memberikan pelayanan maksimal dan prima tanpa mengabaikan syarat dan prosedur.

“Sebenarnya, pelayanan itu kita hanya bukan Senin-Jumat, tapi saat ini walau hari libur Sabtu-Minggu kita tetap buka pelayanan. Waktunya pun kita tambah, yang biasanya waktu pelayanan setiap hari hanya sampai pukul 15.00 wita, saat ini kita layani sampai pukul 17.00 wita,”terangnya.

Untuk membuat SKCK di kepolisian memang harus menyita waktu kita, apalagi jika tidak mempersiapkan sejak dari rumah apa saja persyaratan yang dibutuhkan untuk membuat SKCK, Biar tidak bolak balik mengurusnya ada baiknya memperhatikan Syarat pengurusan SKCK

Pertama Hal lain yang harus diperhatikan, SKCK hanya bisa dikeluarkan sesuai dengan KTP asal pemohon. Jadi, untuk pemohon yang berasal dari daerah tertentu tidak bisa serta merta mendapatkan SKCK di daerah domisili.

Terkait masa berlaku, SKCK hanya bisa digunakan sampai dengan 6 (enam) bulan sejak tanggal diterbitkan. Jika telah melewati masa berlaku dan bila dirasa perlu, SKCK dapat diperpanjang.

Syarat Membuat SKCK

Sama seperti mengurus dokumen lainnya, pengajuan SKCK juga membutuhkan dokumen yang mendukung. Sebenarnya tak sulit membuat SKCK asalkan kamu sudah melengkapi semua syarat membuat SKCK yang diminta. Berikut adalah berkas atau dokumen yang harus kamu siapkan sebelum mengajukan SKCK.

Salah satu hal yang wajib kamu siapkan ketika akan membuat SKCK adalah mempersiapkan surat pengantar. Surat pengantar yang dibituhkan adalah surat pengantar dari kelurahan. Tentu saja kamu harus membuat surat pengantar dari ketua RT tempatmu tinggal, setelah itu kamu hanya perlu ke ketua RW. Nah, di sinilah surat pengantar akan berguna untuk pengajuan surat pengantar di Kelurahan.

Biasanya pengajuan surat pengantar di tingkat Kelurahan atau Desa tidak memakan biaya. Tapi tentu saja ini akan memakan sedikit waktumu. Untuk membuat surat pengantar kamu hanya perlu mengisi formulir, isilah dengan benar jangan sampai ada yang salah ya.

Walaupun surat pengantar dari kelurahan ini penting, ternyata di beberapa wilayah atau daerah di Indonesia tidak memerlukan persyaratan yang satu ini. Beberapa Polsek atau Polres sudah meniadakan syarat membawa surat pengantar dari kelurahan. Jadi, ada baiknya kamu bertanya dulu ke Polsek atau Polres yang ingin kamu tuju.

Persyaratan lain yang wajib kamu penuhi tentu saja berkaitan dengan dokumen-dokumen pendukung yang fungsinya kurang lebih untuk meverifikasi identitasmu. Untuk kamu yang ingin membuat SKCK, berikut beberapa persyaratannya:

    Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebanyak 2 lembar.
    Fotokopi Kartu Keluarga (KK).
    Fotokopi Akta Kelahiran
    Fotokopi Ijazah Terakhir.
    Pas foto ukuran 4×6 berlatar/background merah sebanyak 6 lembar.

Jika seluruh syarat membuat SKCK telah dipenuhi, kamu bisa langsung mendatangi Polsek atau Polres terdekat untuk melakukan permohonan SKCK. Usahakan untuk datang lebih awal agar lebih leluasa tanpa perlu menunggu antrian panjang. Selain itu, jangan datang pada waktu istirahat karena loket pelayanan akan ditutup. Pelayanan SKCK beroperasi dari hari Senin-Jumat pukul 08.30-15.00.
Cara Membuat SKCK

Dalam prosesnya, ketika sampai loket pelayanan, kamu akan diberikan blanko yang harus diisi berupa informasi pribadi dan pernyataan tidak pernah melakukan tindak kejahatan. Setelah selesai pengisian, kamu bisa melanjutkan proses sidik jari. Di beberapa Polsek dan Polres proses sidik jari ini masih ada yang mewajibkan sang pemohon membayar. Jadi jangan sungkan untuk bertanya ya.

Petugas akan memanggil nama pemohon dan menyerahkan SKCK yang telah disahkan. Salah satu tips agar kamu tak membuang waktu saat mengajukan SKCK adalah datang sepagi mungkin. Tips lainnya adalah bawalah dokumen asli plus fotokopi berkas-berkas yang dibutuhkan dalam jumlah banyak, sehingga ketika terjadi masalah kamu tidak perlu bolak-balik ke rumah dulu.

Setelah proses permohonan SKCK selesai, kamu hanya perlu menunggu dokumenmu siap. Biasanya pembuatan SKCK ini masih bisa ditunggu kok. Setelah SKCK selesai jangan lupa untuk meminta legalisir SKCK untuk keperluan sesuai dengan kebutuhan.
Biaya Pembuatan SKCK

Berdasarkan Undang undang yang berlaku yakni;
  • UU RI No.20 Tahun 1997 tentang Penerimaan Bukan Pajak (PNBP)
  • UU RI No.2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia
  • PP RI No.50 Tahun 2010 tentang Tarif atas Jenis Penerimaan Bukan Pajak yang berlaku pada instansi Polri
  • Surat Telegram Kapolri Nomor : ST/1928/VI/2010 tanggal 23 Juni 2010 tentang Pemberlakuan PP RI No.50 Tahun 2010

Dahulu, biaya pembuatan SKCK adalah Rp10.000 (sepuluh ribu rupiah), setelah tanggal 6 Januari 2017 biaya pembuatan SKCK ini naik menjadi Rp30.000. Sedangkan untuk Warga Negara Asing (WNA) biaya yang dibutuhkan adalah Rp 60.000. Biaya tersebut disetorkan kepada petugas Polri ditempat ketika proses pembuatan SKCK telah selesai.

(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "PENDAFTARAN CPNS TERBUKA, PERMOHONAN SKCKA MENINGKAT, INI SYARAT DAN BIAYANYA"