Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

TABUNGAN JUALAN BAKSO DAN RUMAH WARGA BIRINGERE LUDES DILALAP API

Musibah kebakaran kembali terjadi di Desa Biring Ere, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel, kali ini menimpah Sumarno (34) tahun seorang penjual Bakso keliling yang telah lama dikontraknya dari warga setempat. Kesedihan Sumarno tak terbendung, usai mendapati rumah kontrakan dan harta bendanya ludes dilalap si jago merah, saat dirinya sedang menjual bakso keliling di sekitar areal Perumahan PT.SEmen Tonasa sekira pukul 14.00 Wita. Kamis (30/8/2018)

Sumarno sendiri bersama istri dan anaknya sudah tinggal selama 7 tahun di rumah panggung milik seorang warga sekitar, Kontrakan ini milik Abdullah yang merantau ke Papua bersama keluarganya. Rumah tersebut dokontraknya Rp.4 juta 5 ratus ribu per tahun

"Ini yang punya rumah pak Abdullah sementara merantau di Jayapura,  mas (Sumarno) sudah lama kontrak dan menetap disitu. Saat kejadian Istrinya yang di rumah, baring-baring," ujar Kepala Desa Biring Ere, Alam Simpuang Ago, Kamis (30/8/2018).


Kejadian bermula saat Sumarno sedang berjualan bakso keliling disekitar kompleks perumahan PT. Semen Tonasa, empat orang anaknya dan Istrinya Elfi Aisyah (38 tahun) sedang berada dirumah sementara terbaring sakit di kolong rumah kayu kontrakannya tersebut, tiba tiba salah seorang dari anaknya melihat ada api yang berasal dari loteng rumahnya dan segera memberitahukan kepada ibunya

“Anaknya memberitahu ibunya kalau ada asap diatap rumah, ibunya lalu menggendong bayinya yang berusia sembilan bulan untuk keluar dari rumah, sementara Mas Sumarno yang berjualan bakso keliling segera pulang setelah mendapat kabar rumahnya kebakaran namun api sudah membesar.” Terang Alam

Hembusan angin yang kencang membuat api dengan cepat membakar seluruh bagian dalam kontrakan mereka. Warga setempat berjibaku memadamkan api sebelum dua unit armada pemadam kebakaran dari PT Semen Tonasa dan tiga unit dari Pemkab Pangkep memadamkan api sehingga tidak menjalar ke rumah lain.

Setelah padam, Sumarsono hanya berhasil menemukan uang tabungan mereka dari puing-puing kebakaran sebanyak dua juta rupiah dari belasan juta tabungan yang dimilikinya selama menjual Bakso keliling.


Dikatakan Kades Biringere tersebut, untuk membantu korban kebakaran warganya tersebut pihak Desa Biringere saat ini akan mengupayakan bantuan dari Alokasi biaya tak terduga Dana Desa, yang biasanya diperuntukkan bagi warga yang sangat membutuhkan.

"Tapi saya akan koordinasi dulu dengan Kabid saya, terkait besaran bantuan yang dialokasikan nanti. Namun, dari BPBD sendiri rencananya besok sudah akan turun bawakan bantuan," ungkap Alam.

Senada dengan Alam, Camat Bungoro, Thamrin Taba mengaku akan segera mengkomunikasikan musibah yang menimpa warganya tersebut dengan Dinas Sosial Pemkab Pangkep agar segera memberikan bantuan kepada Sumarno.

Sementara itu, Kapolsek Bungoro, Kompol Asfa mengatakan, penyebab kebakaran sendiri diduga karena korsleting listrik yang berasal dari loteng rumah, apalagi saat kejadian istri korban hanya baring-baring dan tidak sedang memasak.

"Hasil konfirmasi kita, karena arus pendek. Istrinya di rumah tapi tidak memasak. . Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, Istri dan anak-anak korban selamat, namun harta benda korban hangus di lalap api" Pungkas Asfa.

Lanjut Asfa, selain rumah kontrakan, korban juga kehalangan uang puluhan juta rupiah hasil jualan bakso, yang juga ikut ludes dilalap api.

"Hanya sekitar Rp2 juta yang bisa diselamatkan, sekitar Rp10 juta hasil jualan korban berbulan bulan ikut ludes di lalap api," tukasnya.

Atas kejadian tersebut kerugian di taksir ratusan juta rupiah, sumarno dan istri dan anaknya saat ini menumpang di salah satu milik warga setempat pasca kejadian kebakaran yang menimpa dirinya tersebut.

(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "TABUNGAN JUALAN BAKSO DAN RUMAH WARGA BIRINGERE LUDES DILALAP API"