Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

SPP GRATIS MAHASISWA DISOROT, KADISDIK PANGKEP ANGKAT BICARA


Adanya kisruh tentang pemotongan Sumbangan Penyelenggaraan Pendidikan (SPP) gratis Pemkab Pangkep tahun 2018. yang merebak dikalangan mahasiswa beberapa hari terakhir ini, dimana Dana SPP gratis mahasiswa di kurangi sebesar Rp.300 Ribu per orang, membuat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Idris Sira angkat bicara

Idris Sira menuturkan pengurangan SPP gratis ini Penyebabnya karena anggaran yang tersedia tidak mencukupi, hal ini dikarenakan melonjaknya jumlah mahasiswa yang memasukan proposal permohonan SPP Gratis mahasiswa ke Dinas Pendidikan Kabupaten Pangkep, sehingga Pihak Diknas mengambil Langkah pengurangan agar semua mahasiswa dapat tercover semua.

"Kenapa seperti ini dikurangi supaya mereka semua kebagian, bayangkan ada mahasiswa yang baru datang mengurus dengan alasan baru dia tahu kalau ada seperti ini, tentu kita sebagai pimpinan ingin program Bupati Pangkep ini merata, makanya semuanya kita ratakan," ujarnya di Pangkajene, Rabu (2/8/2018).

Idris menyebutkan, saat ini jumlah mahasiswa yang akan menerima SPP gratis bertambah dari jumlah tahun 2017 sebanyak 3.489 mahasiswa dengan total anggaran 5,1 Miliar dan tahun 2018 sebanyak 4.400 mahasiswa dengan total anggaran 6 miliar rupiah atau terjadi kenaikan penerima sebanyak 911 orang mahasiswa

Dia menambahkan, maksimal yang akan diterima SPP gratis mahasiswa dari tahun lalu Rp 2 juta sebelum ada pengurangan, kini dikurangi maksimal Rp 1.725.000 ribu per semester.


Sementara itu Sekretaris Dinas Pendidikan Pangkep, Muslimin menyebutkan, jika berpatokan pada penerimaan tahun 2017 lalu maka besaran dana yang dibutuhkan adalah minimal Rp 7,5 miliar. Sementara yang tersedia di RKA 2018 hanya Rp 6 miliar, sehingga jalan untuk memenuhi seluruh kebutuhan mahasiswa yang terdaftar dengan melakukan pengurangan jumlah yang seharusnya diterima oleh maghasiswa.

Muslimin menuturkan, pengurangan SPP setiap mahasiswa bervariasi tergantung besaran biaya SPP mahasiswa yang dibayar ke Universitas masing-masing. Muslimin mengaku semua ini adalah kebijakan Dinas Pendidikan Pangkep yang sebenarnya Diknas salah prediksi mengenai jumlah mahasiswa.

"Kurang lebih 4 ribu mahasiswa akan mendapatkan SPP gratis Pemkab Pangkep ini sesuai janji Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid, pemotongan tersebut minimal Rp 50 ribu hingga paling tinggi yang SPP Rp 2 jutaan itu dikurangi Rp 300 ribu," jelasnya saat dikonfirmasi awak media

Dia juga menjelaskan soal dana SPP gratis Pemkab Pangkep yang sebenarnya sudah masuk ke rekening masing-masing mahasiswa.

"Sebenarnya sudah masukmi, tapi ada validasi data yang belum lengkap makanya pak kadis perintahkan ke BNI supaya diblokir rekening mahasiswa," ujarnya.

Muslimin menjelaskan kalau persoalan ini perlu diluruskan, karena awalnya mahasiswa sudah dapat sms banking kalau dana beasiswa sudah masuk ke rekening mereka, tetapi saat pencairan yang terbaca di ATM itu saldo nol.

"Menurut penjelasan BNI kalau rekening diblokir, yang terbaca itu saldo nol jd biar saldo lama juga hilang, makanya banyak mahasiswa kaget saldonya hilang," ungkapnya.

Ketua IPPM Pangkep, Wahyu Rifki, mengungkapkan pemotongan sebesar Rp300 ribu yang dilakukan pada seluruh mahasiswa yang telah memasukkan proposal permohonan bantuan SPP gratis tersebut diduga untuk menutupi besaran jumlah pendaftar dan anggaran yang tersedia. 


Namun ia menyebutkan, langkah itu menyalahi MoU yang telah ditandatangani pihak perguruan tinggi dan Disdik Pangkep. Dalam MoU itu disepakati bahwa setiap mahasiswa Pangkep mendapatkan beasiswa maksimal Rp2 juta atau minimal sesuai dengan besaran SPP.

(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "SPP GRATIS MAHASISWA DISOROT, KADISDIK PANGKEP ANGKAT BICARA"