Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

RIBUAN WARGA TAK BER E-KTP, KPU PANGKEP TUNDA PENETAPAN DPT PEMILU


KPU Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) akhirnya membatalkan Penetapan Daptar Pemilih Tetap (DPT) yang seyogyanya di laksanakan Selasa 21 Agustus 2018, kemarin. Penundaan tersebut dikarenakan Rekomendasi dari Bawaslu Pangkep yang berdasarkan data yang menyebutkan 38.831 warga Pangkep terancam kehilangan hak pilih dikarenakan belum perekaman KTP elektronik membuat KPU Pangkep menunda penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019.

Ketua KPUD Pangkep Burhan mengatakan, berdasarkan tahapan dari KPU Pusat, batas penetapan DPT Pemilu 2019 jatuh pada hari ini namun Bawaslu Pangkep merekomendasikan agar penetapan tersebut ditunda. Penetapan ini diumumkan dalam rapat pleno terbuka KPU Pangkep yang dihadiri Bawaslu Pangkep serta perwakilan parpol di kantor KPU Pangkep.

“Ditunda atas rekomendasi Bawaslu. Bawaslu meminta dilakukan verifikasi terhadap pemilh yang belum melakukan perekaman KTP El berdasarkan data Dukcapil,” ujar Burhan, Selasa (21/8/2018).

Burhan menambahkan, meski penetapan DPT ditunda namun tahapan pemilu 2019 tetap berjalan. Hal itu karena dalam aturan masih dimungkinkan untuk dilakukan perbaikan sampai 28 Agustus mendatang.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Pangkep Samsir Salam mengatakan, berdasarkan upaya penertiban data pemilih, Bawaslu melihat ada ruang untuk memperbaiki. Ia menegaskan penetapan DPT tidak boleh dilakukan sebelum ada perbaikan data pemilih.

Ditempat terpisah Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pangkep, Mustari berjanji akan menyelesaikan perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik 38 ribu warga Pangkep. Setelah rapat, mereka akan mengupayakan perekaman pada hari Selasa depan.

"Iya kita upayakan bergerak secepatnya. Senin pekan depan kita akan rapat panggil camat, lurah, kepala desa dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk memanggil masyarakat yang ada di daftar perekaman, Kita ini ditarget memang dan saya memang sudah izin pernyataan untuk selesaikan dan sepanjang masyarakat mau kumpul kita pastikan selesai sebulan." ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, ribuan warga Kabupaten Pangkep terancam tidak bisa menggunakan hak pilihnya pada pemilu 2019 mendatang. Jumlah pastinya ada 38.831 warga Pangkep yang terancam dan mereka semua ini belum melakukan perekaman.

Jika sesuai tahapan, penetapan KPU dijadwalkan dari tanggal 15-21 Agustus 2018. Hal ini sesuai peraturan KPU nomor 11 mengharuskan warga yang terdata dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) memiliki KTP Elektronik atau sudah melakukan perekaman untuk penerbitan terkait permasalahan warga Pangkep ini dia sudah berkoordinasi dengan Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid dan akan menyurat ke KPU Provinsi Sulsel.

(ADM-KP)


Posting Komentar untuk "RIBUAN WARGA TAK BER E-KTP, KPU PANGKEP TUNDA PENETAPAN DPT PEMILU"