Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

MAHASISWA TUNTUT KADISDIK DICOPOT, BUPATI PANGKEP: TAK SEMUDAH ITU

SYAMSUDDIN HAMID, SE BUPATI PANGKEP


Polemik Pemangkasan uang Sumbangan Penyelenggara Pendidikan (SPP) yang dilakukan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) terus bergulir, mahasiswa yang menolak anggaran SPP nya di potong secara sepihak tanpa koordinasi terlebih dahulu dengan bupati pangkep dan H. Syamsuddin Hamid, SE dan pihak kampus memicu kemarahan mahasiswa dengan melakukan aksi demonstrasi. dikantor DPRD, Kantor Disdik dan Kantor Bupati Pangkep selama 2 hari berturut turut.

Dalam aksi tersebut salah satu tuntutan mahasiswa adalah meminta sikap transparansi pengelolaan dana SPP Mahasiswa yang di sinyalir sarat dengan permainan anggaran, serta meminta Kadisdik Pangkep Muhammad Idris Sira di copot dari jabatannya karena dianggap kurang profesional dalam mengelola anggaran SPP tersebut yang sebelumnya sudah di SK kan oleh bupati Pangkep dan telah dibuat MoU bersama pihak kampus dan pemkab Pangkep.

Menanggapi tuntutan mahasiswa Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa (IPPM) Pangkep terkait pencopotan kepala Dinas Pendidikan Pangkep. Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid, SE mengaku tidak gampang mengganti seorang pejabat OPD sebab Menurut Bupati, ada aturan dan mekanisme perundang undangan yang berlaku saat ini.

"Tidak semudah itu orang dicopot, tuntutan pencopotan tersebut memiliki aturan dan mekanisme yang berlaku. yang jelas kinerja Dinas Pendidikan Pangkep juga akan dievaluasi." Ungkap Syamsuddin saat dihubungi awak media, Selasa (7/8/2018)

Namun demikian Syamsuddin berjanji akan fokus menangani persoalan SPP mahasiswa yang menjadi pokok permasalahan saat ini, sebab menurutnya SPP yang telah di SK kan dan di Mou kan tersebut sebesar Rp.2 Juta permahasiswa sudah merupakan hak Mahasiswa.

"ini kan persoalan SPP yah itu yang kita selesaikan dulu, Kita selesaikan masalahnya mahasiswa dulu, penambahan anggarannya dan intinya semua mahasiswa itu harus dapat dulu uang SPP nya. Ituji intinya karena hak mereka" Pungkasnya

(ADM-KP)


Posting Komentar untuk "MAHASISWA TUNTUT KADISDIK DICOPOT, BUPATI PANGKEP: TAK SEMUDAH ITU"