Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

INNALILLAH, SATU JAMAAH HAJI ASAL PANGKEP MENINGGAL DI JEDDAH

 

Innalillahi wa inna ilaehi rajiun Kabar duka datang dari Jeddah, Arab Saudi. Dikabarkan salah seorang Jamaah Haji asal Kabupaten Pangkep, Sulsel menghembuskan nafas terakhirnya usai melakulan perjalanan dari Makassar, Sulsel Indonesia ke Jeddah, Arab Saudi. Tidak lama setelah pesawat tiba di Bandara King Abdulaziz, Rabu (15/8/2018).

Kepala Seksi Haji dan Umrah Kemenag Pangkep, Zulkifli menyampaikan, Salah seorang Jamaah Haji Pangkep atas nama Hartati (38) yang beralamat di Kampung Peseng, Kecamatan Mandalle, Pangkep Sulsel Kloter 34 ini pingsan saat baru saja mendarat di Bandara Jeddah. Dan menghembuskan nafas terakhirnya disana

” Satu jemaah calon haji asal Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, meninggal di Jeddah. Ibu Hartati yang meninggal ini tergabung dalam kloter 34, kemungkinan kecapean setelah perjalanan menggunakan pesawat dari tanah air. Karena masih berada di Bandara Jeddah lokasinya,” ucapnya, Kamis (16/8/2018).

Kasi Haji dan Umrah Kemenag Pangkep, Zulkifli mengatakan, Kemenag Pangkep mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya salah satu jemaah haji asal Pangkep tersebut.

"Semoga diterima di sisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran," demikian pesan singkat kepala KUA Mandalle yang diteruskan Zulkifli.

Sementara itu Imam salah seorang petugas medis yang mendampingi jamaah haji Pangkep menuturkan Almarhum Hartati meninggal dunia di Jeddah didiagnosa oleh Dokter terkena Hipertensi. hal tersebut ditandai dengan gelang Orange yang dipakai almarhum saat berangkat

Dikatakan Imam, beberapa jemaah diberi gelang berwarna untuk memudahkan saat pemeriksaan kesehatan sekaligus memudahkan dalam mengidentifikasi kondisi kesehatan.

"Iya, dari hasil pemeriksaan kesehatan pertama, didapatkan tekanan darahnya di atas normal. Jadi didiagnosa oleh dokter pemeriksa dengan hipertensi. Beliau tergolong jemaah risti alias risiko tinggi dan diberi gelang oranye," ujar Imam, salah satu petugas medis pendamping jemaah.

(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "INNALILLAH, SATU JAMAAH HAJI ASAL PANGKEP MENINGGAL DI JEDDAH"