IKLAN

IMBAS GEMPA LOMBOK, WARGA LIUKANG TANGAYA RAWAN PANGAN


Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan Pangkep Zona Kepulauan, Budiamin menyoroti penyaluran beras sejahtera (rastra) di Kecamatan Liukang Tangaya yang lamban. Menurutnya, hal ini menyebabkan warga di wilayah kepulauan terjauh tersebut saat ini mengalami rawan pangan.

Budi meminta pemerintah agar mempercepat penyaluran rastar ke wilayah Kecamatan Liukang Tangaya.Kondisi ini diperparah dengan kondisi bencana di Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Warga Kecamatan Liukang Tangaya selama ini membeli kebutuhan pokoknya di Lombok, namun karena situasi di Lombok tidak memungkinkan akhirnya mereka hanya menunggu rastra yang tak kunjung datang.

“Saya berharap pemerintah Kabupaten Pangkep melalui instansi terkait segera turun dan persoalan ini segera diselesaikan dengan baik,” pungkasnya.

Budi juga menjelaskan, dari laporan sejumlah kepala desa dan warga kepadanya yang mengeluhkan masih banyak warga belum terima rastra. Hal ini disebabkan kebijakan pemerintah kecamatan Liukang Tangaya yang mengambil alih penyaluran tanpa melalui pemerintah desa dan kelurahan.

“Infonya, camat tidak libatkan desa dan lurah, padahal seharusnya penyaluran ke penerima itu harus lewat lurah dan kades,” kata legislator dari Partai Golkar ini, (24/8/2018.)

Karena rastra tak kunjung terdistribusi, sejumlah kades terpaksa mengurus sendiri rastra di kantor Bulog Pangkep karena ketersediaan beras di pulaunya sudah menipis.

(ADM-KP)

koran pangkep

AYO SEBARKAN BERITA INI KE:

Disarankan Untuk Anda:

loading...

0 Response to "IMBAS GEMPA LOMBOK, WARGA LIUKANG TANGAYA RAWAN PANGAN"

Posting Komentar