Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

GERAM SPP DIPOTONG, RATUSAN MAHASISWA GERUDUK KANTOR DISDIK PANGKEP



Adanya Pemotongan Uang Sumbangan Penyelenggara Pendidikan (SPP) Mahasiswa oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) membuat Mahasiswa Pangkep menjadi geram dan memprotes kebijakan Kadisdik yang dianggap sepihak tersebut dengan melakukan aksi demonstrasi di dua tempat yakni di Depan Kantor DPRD Kabupaten Pangkep di Pangkajene dan Kantor Disdik Pangkep di Bungoro (6/7/2018) siang tadi

Dari pantauan awak media nampak ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa (IPPM) Pangkep berorasi di depan gedung DPRD Pangkep, lalu Massa tersebut melakukan aksi long march menuju Kantor Dinas Pendidikan Pangkep dengan dikawal oleh aparat Polres Pangkep untuk melanjutkan aksi protes dengan melakukan aksi menutup jalan di depan kantor Disdik Pangkep sambil meneriakan aspirasi mahasiswa tersebut. Mereka menganggap pengelolaan Dana SPP yang dikelola disdik Pangkep tidak transparan dan sarat dengan permainan anggaran.

Dalam orasinya, mereka meminta Kadisdik Pangkep Idris Sira mempertanggungjawabkan perbuatannya, karena melakukan tindakan ilegal dengan memotong sepihak anggaran beasiswa mahasiswa. Hal tersebut dinilai bertentangan dengan MOU yang telah ditandatangani Pemkab Pangkep dengan pihak kampus.   



Beberapa tuntutan aspirasi yang mereka teriakkan yakni terkait MOU yang dibangun pemerintah dengan instansi terkait tidak jelas, penyalahgunaan wewenang oleh Disdik, menolak keras adanya pengurangan, mendesak Disdik memberikan data penerima beasiswa periode ketiga, putuskan kontrak dengan bank BNI dan terduga adanya deposit di bank yang terkait.

Koordinator Lapangan, Muhammad Ridwan mengatakan kedatangan ratusan mahasiswa IPPM Pangkep untuk mengetahui alasan Dinas Pendidikan Pangkep memotong uang SPP gratis Pemkab Pangkep tahun 2018. serta meminta transparansi pengelolaan Dana SPP gratis Mahasiswa Pangkep yang disinyalir ada permainan oknum Disdik Pangkep

"SPP langsung dipotong tanpa ada pemberitahuan ke kami. Dia berdalih pemotongan ini untuk menutupi jumlah mahasiswa yang baru mengurus tahun ini. Kita ingin tahu data penerima SPP gratis berapa dan kita ingin Disdik transparansi soal dana ini," ujarnya dalam orasi di depan kantor Disdik Pangkep.




Sementara itu beberapa saat mahasiswa orasi didepan kantor Disdik Pangkep Idris sira keluar kejalan menemui para pendemo dan menjelaskan pokok permasalahan tersebut dihadapan Mahasiswa. menurut idris pemotongan tersebut terpaksa dilakukannya karena melonjaknya jumlah mahasiswa yang memasukan proposal Sumbangan Penyelenggara Pendidikan Tahun ini.

Di hadapan mahasiwa, Idris mengatakan, bahwa jumlah pendaftar beasiswa tahun 2018 bertambah sekitar 500 orang. Mereka telah memasukkan berkas ke Dinas Pendidikan Pangkep sampai hari terakhir pendaftaran.
namun oleh mahasiswa tidak menerima penjelasan Kadisdik Pangkep, karena telah menyalahi MoU bersama yang telah dibuat Pemda Pangkep sebelumnya.

"Saya sudah menjelaskan duduk perkaranya, kalau hal ini masih tidak diterima mahasiswa, saya tidak bisa berkata apa-apa lagi.Terkait pengurangan nominal beasiswa, sebagaimana instruksi bupati akan dimasukkan di anggaran perubahan" Ujar idris di hadapan mahasiswa

dITEMPAT TERPISAH anggota DPRD Pangkep, Nurdin Mappiara, yang menerima mahasiswa menyatakan, bahwa tindakan sepihak Dinas Pendidikan dengan memotong SPP mahasiswa merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan.

"Kami hanya menyetujui anggaran, kalau bicara kesalahan jelas salah karena memotong alokasi beasiswa dengan sepihak, sedangkan anggaran beasiswa ini hasil ketuk palu DPR," ujar Nurdin yang juga anggota komisi 1 DPRD Pangkep.

Tanggapan Nurdin tersebut ditanggapi mahasiswa dengan meneriakan yel-yel. Salah satunya "Copot Kadis Pendidikan".

(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "GERAM SPP DIPOTONG, RATUSAN MAHASISWA GERUDUK KANTOR DISDIK PANGKEP"