Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

DUH. RATUSAN JANDA BARU DI PANGKEP AKIBAT FACEBOOK DAN WHATSAPP



Ratusan pasangan suami istri di kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) bercerai karena pengaruh sosial media (sosmed) seperti Facebook, Whatsapp, massenger, Instagram dan Lainnya. Dari data tahun 2017 lalu Tercatat sebanyak 700 pasangan bercerai dan sebagian besar karena pengaruh sejumlah akun media sosial dan lainnya pengaruh ekonomi, KDRT, judi, Mabuk dan Narkoba.

Dan tahun 2018 ini sejak bulan Januari hingga saat ini bulan Agustus 2018 sudah tercatat 449 perkara gugatan cerai, dan sebanyak 363 telah menjalani proses sidang dan putusan dan 86 perkara lainnya sementara masih tahap pengajuan proses gugatan cerai, dan pemicu utama perceraian masih didominasi oleh perselingkuhan melalui media sosial Facebook, Massenger dan Whatsapp.



Panitra Pengadilan Agama Kabupaten Pangkep Amir Indara mengatakan, fenomena sosmed saat ini mulai mengarah kepada sisi yang membahayakan bagi keretakan rumah tangga. Dari fakta persidangan diketahui bahwa hampir sebagian kasus perceraian di kabupaten Pangkep diakibatkan oleh media sosial. Menurut Amir, fenomena perceraian akibat sosmed sudah mulai meningkat dalam setiap bulan.

 "Paling menonjol perceraian itu ketika kami tanya mereka gara-gara main facebook, WhatsApp, messenger, instagram dan sosmed lainnya yang memicu adanya pihak ketiga," ujar Amir Indara ditemui di Kantor Pengadilan Agama, Jumat (10/8/2018).

Amir mengungkap mayoritas gugatan cerai itu diajukan oleh pihak wanita. Gugatan berawal dari rasa curiga terhadap suaminya yang ditengarai berselingkuh dengan orang ketiga. Rincian gugatan ada cerai gugat dan cerai talak.

"Mereka yang paling banyak mengajukan itu dari perempuan jenis cerai gugat, terus kalau laki-laki cerai talak yang juga disebabkan adanya orang ketiga di dalam hubungan mereka,Selain sosial media, penyebab gugatan lainnya adalah faktor ekonomi, KDRT, mabuk, dan judi dan narkoba." jelasnya.

Amir menambahkan ratusan warga Pangkep mengajukan gugatan cerai di Pengadilan Agama, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan dari bulan januari hingga Agustus ini sudah mencapai 449 perkara dan 363 telah menjalani proses persidangan

"Saat ini Pengadilan Agama Pangkep mencatat ada 363 perkara gugatan cerai, perkara permohonan 86 perkara dengan total keseluruhan 449 perkara per Januari hingga 10 Agustus 2018," Terang Panitera Pengadilan Agama Pangkep, Amir Indara

Amir juga menyebutkan dari tahun ketahun perkara cerai dipangkep semakin meningkat dari data tahun 2017 tercatat 700 perkara yang ditangani Pengadilan Agama Pangkep dan tahun ini hingga 10 Agustus telah menangani sebanyak 437 perkara dan kemungkinan jumlah perkaranya akan terus bertambah hingga akhir desember 2018. dengan rata rata usia dibawah 30 Tahun.

"Tahun ke tahun memang ada peningkatan. Tahun lalu ada 700-an perkara yang diterima dan dominan yang mengajukan wilayah daratan. Kemungkinan tahun ini juga bertambah, Mereka yang mengurus perkara gugatan cerai rata-rata berumur di bawah 30 tahun. Ada juga pernikahan dini di tempat perkara yang kita tangani selama 2018," ujarnya



Sementara itu Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh situs kencan online untuk mencari selingkuhan Ashley Maddison, mayoritas peselingkuh menggunakan media sosial Facebook untuk berkomunikasi dengan selingkuhannya. Sebanyak 75 persen responden menjawab menyukai Facebook dan Whatsapp untuk ngobrol dan mencari tahu aktivitas kekasih di dunia maya. Rata-rata memilih waktu di atas jam 10 malam untuk mulai berkomunikasi. 

"Setiap orang memiliki Facebook sehingga tidak menimbulkan kecurigaan dari pasangan, pesan juga mudah dihapus untuk keamanan, serta dilindungi password. Tanpa banyak usaha dan waktu, seseorang dengan mudah menelusuri foto dan informasi detail lain tentang pujaan hatinya di dunia maya," tulis laporan tersebut.

Kemudahan tersebut juga membantu hubungan gelap melompat dari A ke Z. Media sosial yang memiliki lebih dari 1,2 miliar pengguna aktif ini juga dianggap memberikan keuntungan, karena bisa membuat seseorang terlihat sempurna, mulai dari foto yang diedit sedemikian rupa sampai status yang puitis dan manis.hingga melakukan janjian di luar tanpa sepengetahuan pasangannya.


(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "DUH. RATUSAN JANDA BARU DI PANGKEP AKIBAT FACEBOOK DAN WHATSAPP"