Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

DUA SEKOLAH BERBASIS AGAMA DI PANGKEP TOLAK PEMBERIAN VAKSIN MR


Belum adanya kepastian sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) membuat dua sekolah berbasis agama sekolah Madrasah Tsanawiah (MTs) di kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) sulsel menolak sementara pemberikan imunisasi vaksin campak (meales) dan rubella atau vaksin MR lantaran belum diketahui halal atau tidaknya. Hal itu diungkapkan Kadis Kesehatan Pangkep, dr Hj Indriaty Latief MKes terkait pelaksanaan imunisasi diwilayahnya.

” Kita masih melanjutkan, sambil menunggu fatwa Mejelis Ulama Indonesia (MUI) terkait belum dikeluarkannya sertifikat halal untuk vaksin imunisasi meales dan rubella (MR). Dari sejumlah sekolah yang didatangi, hanya ada dua MTs menunda yakni di Kecamatan Segeri dan Pangkajene, dengan alasan tersebut,”jelasnya.

Dikecamatan Pangkajene Madrasah Tsanawiah Bonto Perak telah mengirimkan surat penolakan imunisasi rubella ke Dinas Kesehatan Pangkep.

"Cuma sekolah tersebut yang menolak imunisasi rubella dan suratnya sudah sampai ke kami kemarin, Isi suratnya itu mereka menunggu fatwa MUI keluar. Kita tidak bisa larang karena ini menyangkut akidah" ujar Kepala Dinas Kesehatan Pangkep, Indriaty Latief, Jumat (3/8/2018).

Dia menambahkan, jika ada sekolah yang menolak imunisasi rubella, dinas kesehatan tak akan memaksa sampai sekolah tersebut meminta untuk diimunisasi Pelaksanaan imunisasi, kata dr Nurliah, akan dilaksanakan selama dua bulan dari tanggal 1 Agustus hingga 29 September 2018 mendatang. terlebih pihak bio Farma memastikan tidak menggunakan campuran tak halal

Diketahui sejak tahun 2017 hingga saat ini 2018 Belum ada fatwa MUI tentang kehalalan vaksin MR sampai saat ini. Alasannya, karena belum diajukan oleh pihak perusahaan Bio Farma di india tentang vaksin MR ini. Proses tersebut masih terkendala karena belum terpenuhinya semua data yang diminta oleh pihak MUI kepada pabrik vaksin yang ada di India.

(ADM-KP)

1 komentar untuk "DUA SEKOLAH BERBASIS AGAMA DI PANGKEP TOLAK PEMBERIAN VAKSIN MR"

  1. terimakasih atas infonya, kunjungi balik website kami http://bit.ly/2Miywpu

    BalasHapus