Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

BUPATI PANGKEP MENILAI TINDAKAN KADISDIK PANGKEP SUDAH TEPAT



Meski tingginya desakan aksi demonstrasi dari ratusan mahasiswa asal Pangkep yang tergabung dalam Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa (IPPM) Pangkep untuk mencopot Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Bupati Pangkep, H.Syamsuddin Hamid,SE mengaku tidak akan mencopot dan memberikan sanksi apapun pada Kadisdik Pangkep, Muhammad Idris Sira.
 

Sebelumnya Muhammad Idris Sira mendapat protes keras dari para mahasiswa yang merasa kecewa lantaran masalah pemotongan Sumbangan Penyelenggara Pendidikan (SPP) yang dilakukan Disdik Pangkep secara sepihak dan ketidak transparanan Disdik Pangkep dalam mengelola Anggaran SPP Gratis mahasiswa tersebut.

Dalam hal ini Syamsuddin berpendapat bahwa pemotongan yang disebut-sebut sebagai pelanggaran oleh mahasiswa bukanlah sebuah pelanggaran melainkan kebijakan sebab pemotongan tersebut tujuannya adalah untuk pemerataan penerima dana SPP yang melebihi jumlah anggaran yang telah disiapkan sebelumnya dan nantinya akan tetap diberikan utuh Rp.2 juta sesuai SK Bupati.

"Saya tidak akan kasih sanksi karena niatnya baik untuk diberikan ke mahasiswa yang lain, pemerataan. Di akhir 2018 ini banyak yang memasukkan berkas dan anggaran yang tersedia tidak cukup. Dia (Kadis) berinisiatif untuk mengurangi," ujar Syamsuddin usai menghadiri bakti sosial Polda Sulsel di Desa Manakku, Kamis (9/8/2018).

Dengan gamblang Syamsuddin juga menerangkan sebab terjadinya pemotongan SPP mahasiswa tersebut dimana total anggaran sebelumnya disesuaikan dengan pendaftar yang memasukkan berkas di Disdik. Lalu respon mahasiswa meningkat di tahun kedua, 2018. 


Karena sebelumnya anggaran yang disediakan sesuai dengan jumlah pendaftar, sehingga Disdik berinisiatif mengambil kebijakan mengalihkan sebagian anggaran mahasiswa untuk di bagi rata ke rekening mahasiswa sesuai nilai pembayaran SPP mahasiswa di kampus masing masing.

"Kenapa tidak cukup karena tidak sesuai dengan yang kita siapkan. Respon mahasiswa di permulaan kurang dan disediakan sesuai data yang ada," ungkap Syamsuddin.

Syamsuddin juga mengajak partisipasi mahasiswa untuk mendata mahasiswa asal Pangkep yang ingin mendapatkan beasiswa, dengan syarat khusus, salah satunya tidak sedang menerima beasiswa dari tempat lain.



Sebelumnya sempat diberitakan  membuat bupati Pangkep menjadi berang dan marah, apalagi program SPP gratis tersebut adalah program Andalan pemerintahan Syamsuddin Hamid yang selalu dibanggakannya pada setiap pertemuan formal dan informal baik dalam daerah maupun diluar daerah provinsi sulawesi selatan bahkan di tingkat nasional.

Bupati Pangkep H. Syamsuddin Hamid sangat menyayangkan adanya kebijakan sepihak yang dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Muhammad Idris Sira dengan dalih anggaran tidak cukup, sehingga beasiswa mahasiswa dipotong bahkan ada yang ditarik kembali dan memblokir rekening para mahasiswa di BNI. Bupati Pangkep pencetus SPP Gratis bagi mahasiswa di Pangkep ini juga menolak alasan Disdik melakukan pemotongan karena jumlah mahasiswa penerima bertambah

"Itu tidak dibenarkan, nilai beasiswa yang diterima harus sesuai dengan SK dan tidak lagi ambil kebijakan sepihak seperti itu, Kalau pun bertambah penerima maka akan dikondisikan di anggaran perubahan, sebenarnya bantuan beasiswa ini akan ditambah nilainya manakala situasi anggaran memungkinkan" imbuhnya. Sabtu (4/8/2018) lalu.

 
(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "BUPATI PANGKEP MENILAI TINDAKAN KADISDIK PANGKEP SUDAH TEPAT"