Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

3 ORANG PASKIBRAKA INTI PANGKEP DIKELUARKAN DITENGAH LAPANGAN, ADA APA,?


Meski acara pengibaran bendera sang saka merah putih sukses dikibarkan pada acara Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Republik Indonesia (RI) ke-73 di lapangan Citra Mas Pangkep, ada kisah pilu dan kabar tak sedap didalamnya dimana ada 3 orang paskibraka inti yang telah dikukuhkan sehari sebelumnya oleh Wakil Bupati Pangkep H. Syahban Sammana, SH. tiba tiba ditarik keluar lapangan saat hendak dimulai acara upacara bendera HUT RI ke 73 tersebut. (17/8/2018)

Dari pantauan awak media dilapangan citra mas saat akan di mulai acara detik detik HUT Proklamasi kemerdekaan RI nampak panitia Paskibraka tiba-tiba menarik tiga orang pasukan inti terdiri dari satu orang laki-laki dan dua orang wanita Paskibraka  kemudian membawa 3 pasukan inti yang dikeluarkan tersebut ke markas Kodim 1421 Pangkep.

Ketiga Paskibraka Inti yang dikeluarkan panitia secara tiba tiba itu adalah Rizky Mansyur, Nurul Aulia, dan Fadilah Yusri. Dari raut wajah ketiga anak tersebut nampak kekecewaan yang sangat mendalam, itu terlihat dari mata mereka yang berkaca kaca dan wajah mereka yang kelihatan shock dan hampir Pingsang saat mengetahui dirinya diganti tanpa alasan yang jelas oleh Panitia.

Dikonfirmasi oleh awak media di rumah Rezky Mansyur, hingga hari ini Resky siswa SMA negeri 1 Pangkajene Kelas 3 IPS tersebut masih merasa shock dan malu sehingga enggan meninggalkan kamarnya untuk bertemu orang lain. betapa tidak Rezky yang sejak kecil ingin bercita cita jadi Pasukan pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dan pada akhirnya ia terpilih dan dilatih selama sebulan serta dikukuhkan oleh wakil bupati pangkep, tiba tiba saat hendak menunaikan tugasnya menaikkan bendera tiba-tiba ia ditarik dari barisan Paskibraka di lapangan yang sudah siap mengibarkan bendera

Kepada awak media Orang tua Rezky yang enggan disebutkan namanya membenarkan kejadian tersebut, ia mengaku sangat kecewa dengan sikap panitia paskibraka yang mengeluarkan anaknya secara tiba-tiba ditengah lapangan dengan alasan yang tak jelas, dengan berderai air mata ibu rezky menceritakan saat dirinya sudah duduk manis di podium kehormatan ingin menyaksikan anaknya menaikan bendera sangsaka merah putih namun tiba tiba ada telpon dari suaminya bahwa rezky saat ini ada dirumah dan tidak ikut upacara penaikan bendera"

"Saya sudah duduk di podium dengan hati bangga untuk menyaksikan anakku mengibarkan bendera, lalu suamiku menelpon, ma jangan berkecil hati anakmu ada dirumah, dan tidak ikut paskibraka karena dikeluarkan panitia secara tiba-tiba" ujarnya.

Sementara itu siswanto jalil mengungkapkan bahwa ketiga anak tersebut dikeluarkan karena pada barisan kelebihan personil  sebanyak 74 orang yang jumlahnya seharusnya 71 orang dan ketiganya dianggap sakit dan tidak fokus sehingga harus digantikan dengan Paskibraka Cadangan.

Harun salah seorang pelatih Paskibraka menuturkan bahwa dari awal pihaknya telah memberitahukan kepada Panitia Siswanto Jalil agar tidak memmasukkan lagi Calon Anggota Paskibraka untuk dilatih karena sudah berlebihan. Sebagaimana pada paskibraka lalu jumlahnya selalu pas, namun siswanto Jalil berdalih bahwa itu adalah tanggung jawabnya nanti pada orang tua Paskibraka.

"Saya sudah mengkomplen dari awal mengapa memberikan saya anggota lebih dari biasanya tahun lalu, kasih keluar memangmi nanti ada yang kecewa, namun panitia mengatakan biarmi itu urusan panitia nanti dengan orang tuanya." tutur harun yang merasa berat hati mengelurkan anak binaan yang dilatihnya selama sebulan tersebut. 

Mendapat tudingan tidak fokus dan sakit-sakitan Rezky Mansyur sontak membantah, bahwa dirinya tidak pernah sakit selama latihan berlangsung sebagaimana temann temannya yang justru beberapa kali jatuh pingsang saat latihan berlangsung, ia pun membantah dirinya tidak fokus sebab selama latihan ia menekuninya dengan serius karena menjadi Paskibraka ini adalah cita citanya sejak kecil .

"Alhamdulillah Saya tidak pernah sakit selama latihan apalagi mengalami jatuh pingsang, saya juga selalu fokus menerima materi dari pelatih karena ini adalah cita cita saya, seandainya saya tidak fokus harusnya panitia dan pelatih sudah mengeluarkan saya sejak awal bukan pada saat acara pengibaran mau dilaksanakan" Ujarnya kecewa.

Hingga saat ini pihak Panitia belum mendatangi para paskibraka yang dikeluarkan tersebut untuk mengklarifikasi mengapa mereka dikeluarkan. bahkan pihak panitia menganggap sebagai angin lalu seakan akan tak terjadi sebuah masalah tanpa memperhatikan beban Fsikologi para paskibraka inti yang dikeluarkan secara tiba tiba di tengah lapangan upacara citra mas Pangkep.

(ADM-KP)
  

6 komentar untuk "3 ORANG PASKIBRAKA INTI PANGKEP DIKELUARKAN DITENGAH LAPANGAN, ADA APA,?"

  1. Siapapun yg mengeluarkan anak tsb, harus bertanggung jawab atas beban psikis si anak!!

    BalasHapus
  2. saya sarankan untuk tahun depan jangan terlalu banyak panitia, klo banyak panitia beginimi hasilnya panitia satu bilang keluarkan yang satu biarkan saja biar saya yang atur sama oran tuah siswa, akibatnya siswa yg menanggung 😁😁

    BalasHapus
  3. Kasiian anak pasti malu sama temanx

    BalasHapus
  4. Turut kecewa rasanya sudah latihan sebulan trus dikeluarkan pada hari H-nya.

    BalasHapus
  5. Turut kecewa rasanya sudah latihan sebulan trus dikeluarkan pada hari H-nya.

    BalasHapus
  6. Gk apa2 ada paskibraka cadangan untuk antisipasi yg berhalangan saat hari H.. tpi tetap diberi hak sama seperti yg bertugas atau diikutkn sj gk ap2 lbih org drpd kecewa

    BalasHapus