Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

WOW KEREN, BADIK CELEBES DAPAT PENGHARGAAN DI JAKARTA


Kepedulian Lembaga Badik Celebes, dalam bidang pelestarian Cagar budaya dan benda pusaka di Sulawesi Selatan (Sulsel)  khususnya di Kabupaten Sulawesi Selatan (Sulsel), akhirnya berbuah manis setelah Lembaga Badik Celebes mendapat penghargaan sebagai komunitas budaya yang aktif dalam pengembangan pelestarian cagar budaya. Prasasti penghargaan itu diserahkan di Jakarta pada Peringatan Gebyar Purabakala ke-105, Sabtu malam (21/7/2018).

Betapa tidak, Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI) bekerja sama dengan Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permusiuman Kemendikbud RI memberikan penghargaan atas kepedulian dalam upaya pelestarian cagar budaya. Lembaga Badik Celebes Sulsel, sendiri organisasi yang selama ini dikenal kerap mengeksplor dan mengajak masyarakat agar peduli dengan cagar budaya khususnya benda benda pusaka seperti badik dan keris pusaka.

"Ya Alhamdulillah apa yang dilakukan Lembaga Badik Celebes selama ini mendapat respon positif sehingga diberi kepercayaan untuk meraih penghargaan," ungkap ketua Lembaga Badik Celebes, Djajang Andi Abbas, Minggu (22/7/2018), seraya menuturkan pemberian penghargaan bersamaan dengan Gebyar 105 Tahun Purbakala di Perpustakaan Nasional.

Kepala Dinas Pariwisata Pangkep, Ahmad Djamaan sangat mengapersiasi penghargaan yang diraih Lembaga Badik Celebes yang diketuai oleh Djadjang Andi Abbas. menurutnya ini merupakan suatu kebanggaan bagi masyarakat Pangkep

“Adanya penganugerahan pelestari budaya dari Kemendikbud RI ini merupakan suatu kebanggan dalam melestarikan cagar budaya. Dimana komunitas ini merupakan satu-satunya komunitas dari Pangkep yang mewakili Sulsel. Bahkan mencakup wilayah pelestarian Sulawesi, Papua dan Maluku dalam pelestarian budaya,” paparnya.



Sementara itu Ketua Umum Ikatan Ahli Arkelogi Indonesia (IAAI) Wiwin Djuwita SR mengharapkan semua kalangan bisa punya minat terhadap cagar budaya. Menurut Wiwin, perhatian generasi muda Indonesia kepada cagar budaya dan museum masih kurang.

"Jangan anggap bidang cagar budaya ini sebagai sesuatu yang kuno. Padahal kita bisa manfaatkan sebagai potensi yang bisa dikembangkan baik untuk kreativitas, sebagai inspirasi untuk mengembangkan karir generasi muda,” ujarnya dalam acara Gebyar 105 Tahun Purbakala di Perpustakaan Nasional Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu (21/7).

(ADM-KP)

Post a Comment for "WOW KEREN, BADIK CELEBES DAPAT PENGHARGAAN DI JAKARTA"