Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

TAK BAYAR PAJAK, PULUHAN KENDARAAN DI PANGKEP TERJARING RAZIA



Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Wilayah Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Pangkep bersama Jasa Raharja dan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pangkep menggelar rasia kendaraan bermotor roda dua  dan mobil, selain pemeriksaan terhadap pelanggaran lalu lintas razia tersebut juga fokus terhadap pajak kendaraan bermotor di Jl Poros Sultan Hasanuddin, tepatnya depan Radio Torani, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (17/7/2018).

Dari Pantauan awak media nampak beberapa pengendara dihentikan untuk menjalani pemeriksaan kelengkapan surat-surat berkendara. Dalam operasi ini petugas berhasil menertibkan sejumlah pengendara roda dua dan roda empat yang tidak dilengkapi kelengkapan berkendara termasuk kendaraan yang tidak taat pajak. Para pelanggar didominasi oleh kendaraan roda dua.

"Kemarin itu ada 30 unit dengan nilai nominal Rp 28,6 juta dan tidak taat pajak didominasi pengendara roda dua dan roda empat yang dicatat Samsat Pangkep. Hari ini sementara kita lakukan sweeping,Ada banyak alasan mereka tidak bayar pajak, salah satunya lupa atau tidak punya uang. tapi kan itu setahun bisa dikumpul-kumpul memang untuk pembayaran berikutnya" kata Kepala UPT Pendapatan Wilayah Pangkep, Wahyuni Amir." jelasnya.

Dikatakan juga Target pajak untuk triwulan kedua saat ini sudah mencapai 45 persen dengan total Rp 16 miliar yang sudah terkumpul.

Sementara itu Kepala Unit Regiden Polres Pangkep, Iptu Desy Ayu yang memimpin operasi menjelaskan, kegiatan ini merupakan operasi gabungan yang bertujuan mengurangi angka pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara khususnya di wilayah hukum Polres Pangkep.


Dalam operasi ini petugas berhasil menertibkan sejumlah pengendara roda dua dan roda empat yang tidak dilengkapi kelengkapan berkendara termasuk kendaraan yang tidak taat pajak.

Sesuai hasil penertiban Dinas Pendapatan Daerah dan Satlantas Polres Pangkep, rata-rata pajak pengendara sudah harus diperbaharui. selain itu
Polisi juga langsung menyita tujuh SIM/STNK dan kendaraan roda dua lima unit bagi pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas.
 
"Jadi yang bayar pajak di tempat 50 lembar pajak, 13 lembar tilang di antaranya kendaraan roda dua 10 orang itu melanggar tidak pakai helm dan SIM, kendaraan roda empat 1 orang melanggar tidak bawa SIM, dan roda enam 2 orang melanggar safety belt," jelasnya.

Rencananya razia kendaraan bermotor ini akan digelar selama beberapa hari kedepan dengan sasaran utama bagi pengendara yang tidak tertib administrasi serta yang tidak taat pajak
  
“Selama beberapa hari kedepan kami akan menggelar operasi gabungan dengan melibatkan Dispenda dan Jasa Raharja. Sasaran utama bagi pengendara yang tidak tertib administrasi serta yang tidak taat pajak” Pungkasnya.


(ADM-KP)


Posting Komentar untuk "TAK BAYAR PAJAK, PULUHAN KENDARAAN DI PANGKEP TERJARING RAZIA"