Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

SUBHANALLAH, MALAM INI AKAN MUNCUL DUA PENAMPAKAN BULAN DI LANGIT


Malam ini (28/07/2018), warga Indonesia akan bisa menyaksikan gerhana bulan total (GBT) atau bulan darah. Seperti yang kita ketahui, setiap fenomena gerhana bulan total selalu istimewa. Bagitu pula yang akan kita lihat malam ini sekira pukul 01.25 sampai 05.19 WIB.

Sebelum peristiwa gerhana bulan super blood moon nanti, ternyata peristiwa langit menakjubkan lainnya akan muncul pada 27 Juli 2018. dimana planet Mars akan menjadi bintang paling cemerlang di langit. Ini karena akan memiliki diameter yang jelas sebesar Bulan Purnama. Peristiwa ini hanya terjadi setiap 35.000 tahun sekali.

Kejadian ini akan memungkinkan untuk diamati dengan mata telanjang. Artinya, pada fenomena kosmik ini akan memungkinkan para penghuni Bumi menyaksikan dua bulan. Satu bulan sebagai satelit bumi, satunya lagi planet Mars yang berukuran seperti bulan malam itu. Ini adalah pertama kalinya umat manusia akan mampu mengamati fenomena luar biasa ini.
 

Kedekatan planet Mars yang terakhir dengan magnitudo seperti ini terjadi sekitar 34.978 tahun silam. Fenomena kosmik unik yang disebut "dua bulan" ini terkait dengan kedekatan planet Mars dengan Bumi. Saat ini jarak planet Mars lebih dekat ke Bumi yang membuat manusia bisa mengamati bintang oranye di malam hari dengan melihat ke arah Selatan.

Tapi apa yang tetap lebih langka adalah konjungsi dari fenomena lain yang memiliki efek sangat memperkuat kedekatan Mars ke bumi. Akibatnya, pada tanggal 27 Juli malam ini, planet Mars akan muncul di langit sebesar Bulan purnama. Sebelum gerhana bulan super blood moon, apa kamu akan mengamati langit malam pada tanggal 27 Juli nanti? Karena tidak ada manusia yang hidup hari ini akan dapat melihat fenomena luar biasa ini untuk kedua kalinya.




 Berikut 5 Keistimewaan Fenomena Memukau yang Bisa Dilihat pada Gerhana Bulan Total 28 Juli malam ini :

1. Terlama pada Abad 21 "Durasi gerhana secara keseluruhan adalah 6 jam 14 menit," kata Marufin Sudibyo, astronom amatir kepada Kompas.com melalui pesan singkat, Jumat (06/07/2018). Bahkan, gerhana kali ini disebut-sebut sebagai blood moon terpanjang pada abad ke-21. Artinya, gerhana bulan serupa hanya akan bisa ditemui 100 tahun lagi. Tepatnya pada 9 Juni 2123.

2. Gerhana Sekaligus Minimoon Berbeda dengan gerhana bulan sebelumnya yang bersamaan dengan Supermoon, GBT kali ini bertepatan dengan Minimoon. Saat puncak gerhana nanti, jarak Bumi dan Bulan diperhitungkan sebesar 406.100 kilometer. Artinya, ini lebih jauh dari jarak Bumi dan Bulan biasanya yang hanya 384.400 kilometer. "Secara tak resmi Bulan dengan fase purnama yang bertepatan atau hampir bertepatan dengan saat Bulan menempati titik apogee-nya dikenal sebagai Minimoon," kata Marufin.

3. Fenomena Paras Bulan yang Kebiruan Meski GBT selalu identik dengan warna merah darah, tapi ada yang istimewa kali ini. Itu adalah warna biru di paras bulan. Baca juga: Ini Alasan Kenapa Gerhana Bulan Total Disebut Blood Moon "Sapuan warna biru di paras Bulan akibat hamburan cahaya Matahari oleh molekul-molekul Ozon," ujar Marufin. "(Hal ini) menjadi lebih bisa diamati dengan baik (saat GBT terjadi)," sambungnya.

4. Gerhana Tanpa Awan Marufin juga menjelaskan keistimewaan gerhana bulan akhir minggu ini adalah karena faktor cuaca. "Gerhana ini terjadi pada musim kemarau. Sehingga langit relatif akan lebih bersih,," ujarnya. Ini berarti GBT kali ini akan lebih mudah diamati karena risiko tertutup mendung kecil.

5. Mars yang Jadi Dayang-dayang Menambah keistimewaannya, pada gerhana kali ini bulan akan berdampingan dengan planet Mars di langit Indonesia. "Gerhana Bulan ini bertepatan dg saat Mars berada pada posisi terdekat dengan Bumi dalam 15 tahun terakhir," kata Marufin. "Magnitudonya (Mars) diperkirakan -2,7 (normalnya hanya -0,5) sehingga jauh lebih mudah diamati,"





(ADM-KP)


Posting Komentar untuk "SUBHANALLAH, MALAM INI AKAN MUNCUL DUA PENAMPAKAN BULAN DI LANGIT "