Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

PEMILIK WARKOP DI PANGKEP MINTA KEJELASAN SOAL ISU SUSU KENTAL MANIS

 

Kontroversi penggunaan Susu Kental Manis (SKM) dikalangan masyarakat indonesia yang menyebutkan SKM tak mengandung susu asli rupanya juga direspons oleh pengusaha warung kopi (Wakop) di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan. Menurut beberapa pengusaha warkop isu susu kental manis sangat mempengaruhi kinerjanya dalam membuatkan minuman pelanggannya terutama bagi anak anak dibawah lima tahun yang kerap kali dibawah ayahnya kewarkop dan memesan aneka minuman jus buah yang dicampur susu kental manis di warkonya.

Awi misalnya salah seorang pengusaha kopi di kabupaten Pangkep, sejak merebaknya isu susu kental manis mengaku ragu mencampurkan susu kental manis kedalam minuman jus buah yang sering di pesan anak balita saat dibawah kewarkop oleh ayahnya. olehnya itu dirinya meminta kepada BPOM dan produsen SKM untuk memberikan informasi yang jelas pada produk SKM nya tersebut.

"isu pengunaan susu kental manis bagi kalangan usia tertentu hingga tak mengandung susu asli perlu penjelasan lebih. Ia meminta BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) dan produsen susu memberi keterangan jelas terhadap produk susu mereka. Harus ada kejelasan terkait isu itu, karena jangan sampai berpengaruh sama kita ini. Kita bisa gunakan 10-20 kaleng susu kental manis sehari" Ungkap Awi saat ditemui di warkop Sahabat miliknya di Kompleks Pasar Pangkajene, Pangkep.

Namun demikian awi mengakui jika isu susu kental manis tersebut tak mengubah minat masyarakat untuk memesan kopi dengan mencampurkan susu kental manis didalamnya begitupun dengan teh dan aneka minuman lainnya.

"Kalau selama ini isu itu tidak terlalu berpengharuh juga kepada pelanggan. Mereka juga tetap memesan kopi dan diminta dicampur susu kental, begitu juga teh, dan minuman lainya," kata Awi, Selasa (10/7/2018).

Sementara itu, salah seorang penikmat kopi susu, Andi Nurdin karaeng Nagga mengatakan khawatir mendengar isu terkait susu kental manis. Ia meminta produsen susu memberikan penjelasan terkait kandungan dari susu kental manis.

"Kita ini penikmat kopi susu, jujur khawatir setelah ada itu. Makanya kita minta produsen kasih kejelasan terkait dengan susu kental manis miliknya," harap Nurdin yang juga Staf tenaga kesehatan Puskesmas Liukang Tupabbiring utara, Pangkep .

"Bisa jadi kita tidak pakai susu lagi kalau tidak ada kejelasan terkait produk susu kental manis," tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, BPOM sudah menerbitkan edaran soal produk kental manis ini. Surat edaran BPOM itu ditujukan untuk produsen, importir, distributor produk susu kental, dan analognya.

Surat edaran itu bernomor HK.06.5.51.511.05.18.2000 tahun 2018 tentang 'Label dan Iklan pada Produk Susu Kental dan Analognya (Kategori Pangan 01.3)'.

"Dalam rangka melindungi konsumen, utamanya anak-anak, dari informasi yang tidak benar dan menyesatkan, perlu diambil langkah perlindungan yang memadai," demikian bunyi surat edaran tersebut.

(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "PEMILIK WARKOP DI PANGKEP MINTA KEJELASAN SOAL ISU SUSU KENTAL MANIS"