Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

KADISDIK PANGKEP MENGAKU TAK TAHU KELAKUAN KOTOR ANAK BUAHNYA



Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Muhammad Idris Sira mengaku tak mengetahui perihal kelakuan kotor anak buahnya yang kerap kali memeras para guru saat menerima tunjangan gaji ataupun pada saat pengurusan kenaikan pangkat, padahal kelakuan anak buahnya tersebut sudah lama di keluhkan oleh para guru yang selalu menjadi sasaran obyek untuk memperkaya dirinya dengan memungut berbagai iuran di luar aturan (Pungli)

Perilaku kotor anak buahnya tersebut mulai terungkap setelah salah seorang pejabat kepala bidang GTK (Guru dan tenaga Kependidikan)nya yang berinisial HNS Tertangkap Tangan oleh Unit Tipikor Reskrim Polres Pangkep sedang menerima Upeti dari seorang guru berinisial (JM) Kepala Sekolah SDN 14 Pulau Masalima Kecamatan Liukang Kalmas sebanyak Rp.900 Ribu di ruang kantor GTK Disdik Pangkep.

Idris yang ditemui awak media di kantor Disdik Pangkep mengatakan dirinya kerap mengingatkan bawahannya untuk tidak main-main dengan uang. Mantan Kepala Bagian Umum Pemkab Pangkep ini menegaskan tindakan anak buahnya yang berinisial HNS adalah inisiatif pribadi yang tidak melibatkan instansi Disdik Pangkep.

“Saya selaku atasan selalu mengingatkan kepada semua teman-teman disini untuk selalu mengacu pada aturan, jangan coba main-main. Kalau ternyata ada yang kena OTT itu person,” tegasnya, Rabu 18 Juli 2018.

Saat ditanya persoalan pihak polres akan mendalami Dugaan tentang kemana aliran uang haram tersebut serta keterlibatan pejabat di Dinas Pendidikan Pangkep lainnya masih terus didalami. Untuk pendalaman, polisi juga akan mengambil keterangan pihak-pihak terkait termasuk Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Pangkep. Idris mengaku siap hadir jika penyidik membutuhkan keterangannya.

“Tentu saya siap datang kalau penyidik butuh keterangan saya,” pungkasnya.

Sementara itu di ruangan GTK Disdik Pangkep Unit Tipikor Reskrim Polres Pangkep memasang police line ditempat tersebut dan geledah dokumen-dokumen terkait dacil seperti daftar nama-nama guru yang menerima Dacil tahun 2018. rencananya Tim Tipikor Reskrim Polres Pangkep hari ini akan kembali memeriksa ruangan tersebut karena masih ada brangkas berkas yang masih terkunci untuk melihat apa-apa saja yang ada di dalam brankas tersebut.

(ADM-KP)
 

Posting Komentar untuk "KADISDIK PANGKEP MENGAKU TAK TAHU KELAKUAN KOTOR ANAK BUAHNYA"