Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

HORE, AKHIRNYA KEPULAUAN TERLUAR PANGKEP DAPAT 2.900 KUOTA GAS LPG 3 KG


Dalam sepekan terakhir, gas elpiji tiga kilogram langka disejumlah daerah di wilayah kepulauan terluar pangkep yakni di Kecamatan Liukan Tangaya dan Kecamatan Liukang Kalmas. Akibat kelangkaan ini harga eceran bahan bakar bersubsidi di tingkat pengecer melambung tinggi per tabung di kedua kecamatan pulau terluar Pangkep tersebut. Kelangkaan ini meresahkan dan merugikan masyarakat sebagai konsumen. Banyak konsumen rumah tangga menjerit karena harus mengantri cukup lama bahkan tidak mendapatkan gas elpiji. pasalnya pasokan gas dari daratan tidak ada.

Menjawab keresahan masyarakat tersebut Pemerintah kabupaten Pangkep meelalui Bupati Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), H Syamsuddin A Hamid SE melakukan lobi ke pihak piertamina wilayah makassar agar wilayah didua kepulauan terluar pangkep  mendapatkan jatah gas tersendiri sehingga wilayah kepulauan tersebut tidak akan mengalami kelangkaan Gas 3 kg bersubsidi

Dari Pantauan awak media Bupati Pangkep H. Syamsuddin Hamid SE me launcing perdana 2.900 kuota gas elpiji 3 Kg tahap pertama sekaligus melepas pendistribusian untuk dua wilayah kecamatan kepulauan terluar diwilayahnya, Jumat 20 Juli 2018. Kegiatan tersebut dilaksanakan di dermaga Maccini Baji, Kecamatan Labakkang, Labupaten Pangkep ini juga dihadiri beberapa tokoh masyarakat kepulauan.

Dalam sambutannya, Syamsuddin  menjelaskan, gas elpiji 3 Kg yang dilauncing ini khusus diperuntukkan bagi masyarakat kepulauan, dan dijual hanya untuk mereka. 

“ini semuanya khusus untuk masyarakat kepulauan dan hanya boleh dijual untuk masyarakat pulau. Bagi masyarakat kepulauan, bantu pemerintah dalam mengawal program demi kemajuan bersama, Baru kali ini ada jatah gas khusus kepulauan Pangkep, bahkan baru ada sejak Indonesia merdeka, 72 tahun silam ” pungkasnya. 



 
Dalam kesempatan itu juga syamsuddin menjelaskan akan berkomitmen akan membangun pulau. dan berusaha menyetarakannya dengan wilayah yang ada didaratan pangkep sebagaimana janji politiknya saat ia mencalonkan menjadi bupati pangkep dahulu. 

Hal ini dapat dilihat dari keberpihakan pemerintah daerah kabupaten Pangkep dalam memberikan pelayanan ke masyarakat kepulauan selama ini cukup besar. Buktinya, komitmen 50 persen penggunaan anggaran melalui APBD diperuntukan bagi masyarakat kepulauan.

"Jika terkait dengan kepentingan rakyat, saya tidak akan menukar apapun termasuk pada saat menghadapi pilkada tahun 2015, untuk itu komitmen kami Peruntukan 50 persen APBD Pangkep bagi kepulauan, demi mengakses kehidupan yang lebih baik" ujar Syamsuddin, Jumat (20/7/2018). 



Dahulu, dua kepulauan yakni kecamatan Liukang Tangayya dan Liukang Kalmas masih menggunakan kayu bakar dan minyak tanah. Kini, kedua wilayah kepulauan tersebut sudah bisa menikmati gas elpiji 3 kg.

"Sekarang ini warga pulau patut bersyukur sudah bisa menikmati gas elpiji ini lagi dengan harga yang jauh lebih terjangkau," kata Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid saat melaunching pengiriman perdana gas elpiji 3 kg di Dermaga Maccini Baji, Kecamatan Labakkang Pangkep, Jumat (20/7/2018).

Sementara itu, Anggota DPRD Pangkep, Budiamin wilayah kepulauan, mengaku keresahan warga sudah terjawab selama ini.

"Dulu mereka masih gunakan minyak tanah dan kayu bakar sebagai alat masak. Kini alhamdulillah sudah ada elpiji yang bisa memudahkan mereka memasak," ujarnya.

Tahap pertama dikirim 2.900 tabung dan akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Harga khusus dari Pertamina yakni Rp 25 ribu per tabung. Gas elpiji tersebut akan di drop menggunakan kapal pengangkut di 9 desa di Kecamatan Liukang Tangayya dan 7 pulau di Kecamatan Liukang Kalmas.


Rencananya pengangkutan khusus gas elpiji dilakukan 3 kali sebulan atau sesuai kebutuhan masyarakat. Hal ini juga disesuaikan dengan kondisi perairan karena waktu tempuh dari dermaga Maccini Baji Labakkang ke dua kecamatan tersebut sekitar 24-48 jam
 

Syamsuddin juga berterima kasih kepada beberapa tokoh masyarakat yang mendorong gas khusus untuk masyarakat kepulauan ini dapat terealisasi.

"Tolong kawal program ini demi kemajuan kita bersama. Bagaimana masyarakat kepulauan dapat mengakses kehidupan yanh lebih baik," tambahnya.
 


Launching gas untuk kepulauan ini juga dihadiri perwakilan pertamina Lutfi Hanafi, Ketua DPRD Pangkep, Ilham Zainuddin. Budi, yang juga anggota DPRD Pangkep, dan Muh Ramli, serta tokoh masyarakat di dua kepulauan terluar Pangkep.
 
(ADM-KP)


Post a Comment for "HORE, AKHIRNYA KEPULAUAN TERLUAR PANGKEP DAPAT 2.900 KUOTA GAS LPG 3 KG"