Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

DIDUGA DEPRESI AKIBAT SAKITNYA, WARGA KANAUNGAN GANTUNG DIRI



Syafaruddin (47), warga Desa Kanaungan, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulawesi Selatan, ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa lagi tergantung di salah satu balok penyanggah dalam rumahnya dengan menggunakan sarung, pada Selasa dini hari, (24/7/2018).

Diduga, Saparuddin nekat mengakhiri hidupnya dengan melakukan gantung diri akibat depresi. karena sakit komplikasi malaria dan stroke ringan yang dideritanya yang tak kunjung sembuh selama ini. Syafaruddin ditemukan sudah tak bernyawa dan tergantung di salah satu balok tiang penyanggah dalam rumahnya sekitar pukul 00.00 Wita. Jasadnya ditemukan oleh anaknya sendiri, Supardiansyah.



Sebelum kejadian Saparuddin hanya berada dirumah sendiri karena anak dan istrinya sementara berada di RSUD pangkep untuk menjaga anaknya yang juga sementara dirawat dirumah sakit. saat itulah diduga korban nekat mengakhiri hidupnya akibat depresi dan baru ditemukan oleh salah satu anak korban yang baru pulang dari kecamatan bungoro dalam keadaan sudah tak bernyawa. hal ini diungkapkan oleh Kapolsek Labakkang AKP Srijanto Ponijan

"Supardiansyah tiba di rumahnya dari Kecamatan Bungoro dan melihat rumahnya dalam kondisi gelap. Hanya ada TV yang menyala. Setelah masuk ke dalam rumah, Ia menemukan korban dalam keadaan tergantung pada sebuah sarung. Selanjutnya saksi menghampiri Korban yg sudah tidak bergerak, ia lalu minta tolong kepada tetangga untuk menurunkan korban dari lilitan sarung," terang Srijanto Ponijan.




Polisi yang tiba dilokasi langsung memeriksa TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan sejumlah saksi. Dari pemeriksaan sementara, polisi menduga korban bunuh diri karena depresi. Saat kejadian rumah dalam keadaan kosong. Dikatakan Srijanto Ponijan, dari pengakuan keluarga korban, korban memang menderita beberapa penyakit yang tak kunjung sembuh, diantaranya Malaria, dan stroke ringan.

“Setelah saksi menghampiri korban yang sudah meninggal dunia, ia lalu minta tolong kepada tetangga untuk korban dari lilitan sarung, Waktu kejadian anak korban ke luar, istri korban juga sementara menjaga anaknya yang sakit di rumah sakit, Diduga korban depresi karena komplikasi penyakit malaria dan stroke yang dideritanya sudah lama tapi tidak sembuh,” pungkas AKP Srijanto.




Sementara itu Supardiansyah salah satu anak korban yang pertama kali menemukan ayahnya tergantung disalahsatu balok penyanggah rumahnya, mengungkapkan bapaknya itu memang sudah lama mengalami stroke ringan dan malaria.

“Iya memang sudah hampir setahun lebih sakit, stroke ringan dan malaria. Saya dari luar larut malam kembali ke rumah dan temukan bapak sudah tergantung,” ucapnya

(ADM-KP)


Posting Komentar untuk "DIDUGA DEPRESI AKIBAT SAKITNYA, WARGA KANAUNGAN GANTUNG DIRI"