Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

DICUEKIN PEMERINTAH, WARGA BULU-BULU PANGKEP PERBAIKI JALAN SENDIRI


Masyarakat Kampung Bulu-Bulu Desa Bulu Cindea Kecamatan Bungoro Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) terpaksa harus melakukan perbaikan jalan secara swadaya Senin (2/7/2018) Hal itu terpaksa dilakukan karena ruas jalan setapak yang berukuran 1 meter yang berada disamping pelabuhan Biringkassi milik PT. Semen Tonasa tersebut merupakan satu satunya akses jalan menuju kampung Bulu-Bulu selama ini luput dari perhatian pemerintah dan CSR PT. Semen Tonasa. sehingga puluhan warga yang tergabung dalam forum Pemuda Desa Bulu Cindea Sipakatau mengambil inisiatif untuk memperbaiki jalan tersebut.

Setelah bertahun tahun hal ini dikeluhkan warga kampung bulu bulu namun tak ada upaya yang dilakukan Pemkab Pangkep dan CSR PT. Semen Tonasa akhirnya masyarakat setempat memperbaiki sendiri jalan tersebut dengan cara gotong royong secara sukarela, sebab akses jalan tersebut merupakan sarana vital bagi warga masyarakat kampung bulu-bulu. Ironisnya di desa tersebut mempunyai 3 jenis sumber dana yang bisa dipergunakan untuk perbaikan jalan setapak tersebut yakni Anggaran ADD, Anggaran APBD, dan Anggaran CSR Semen Tonasa yang lokasinya berada pas samping kantor pelabuhan biringkassi milik PT. Semen Tonasa.


Asrul Peci Ketua forum Pemuda Desa Bulu Cindea Sipakatau yang juga warga kampung bulu-bulu mengatakan kondisi jalan dikampungnya sudah lama tidak diperbaiki kondisinya sudah sangat tidak layak di lalui oleh warga karena sudah berlubang dan sempit dan gelap pada waktu malam sehinggah warga yang melalui jalan tersebut sering kali terjatuh utamanya warga yang menggunakan sepeda motor.

"Jalan ini sudah tidak layak selain sempit dan berlubang kerusakannya cukup parah juga sangat gelap dimalam hari, sehingga kerap kali warga terjatuh di dalam empang saat mengendarai motor, kami sudah sering kali mengeluhkan hal ini ke Pak desa Bulu Cindea namun tak ada tanggapan, Mungkin Pak Desa lagi Tidur sehingga tak mendengar keluhan warganya" Tutur Asrul Kesal.



Untuk itu Asrul dan pemuda lainnya dikampunnya berinisiatif memilih memperbaiki jalan tersebut dengan bahan dan peralatan seadanya yang dikumpulkan warga secara swadaya, meski menurutnya perbaikan tersebut tidak maksimal setidaknya kerusakan jalan kekampung bulu-bulu tersebut dapat diminimalisir agar tak ada lagi motor yang jatuh kedalam empang akibat jalan yang berlubang dan gelap.

"jalan ini sudah lama di keluhkan warga sehingga kami memilih patungan untuk membenahi jalan tersebut. Alhamdulillah berkat semangat gotong royong dan kepedulian teman-teman, jalan setapak tersebut bisa kita benahi bersama dengan memanfaatkan bahan baku dan alat seadanya meski jauh dari sempurna tapi setidaknya dapat meminimalisir jalan rusak menuju kampung kami” Pungkas Asrul

Ia juga mengaku sangat menngaspresiasi dengan antusias masyarakat dalam membangun akses jalan yang rusak itu, warga rela mengorbankan tenaga, waktu bahkan sebagian materinya untuk perbaikan akses jalan yang padahal ada pihak lain berkewajiban dalam perbaikan jalan tersebut yakni, Pemerintah Desa Bulu Cindea, Pemerintah Kabupaten Pangkep, dan CSR Semen Tonasa.

Namun Demikian Warga Bulu-Bulu berharap agar kiranya pemerintah Desa Bulu Cindea, Pemerintah Kabupaten Pangkep, dan Pihak Semen Tonasa mau membuka matanya melihat kondisi jalan yang rusak dan sempit serta gelap tersebut karena jalan setapak berukuran 1 meter tersebut merupakan akses vital ekonomi warga kampung bulu-bulu, demi meningkatkan tarap hidup dan ekonomi warga setempat.

*Syn
(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "DICUEKIN PEMERINTAH, WARGA BULU-BULU PANGKEP PERBAIKI JALAN SENDIRI"