Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

CUMA DI PANGKEP CALON JAMAAH HAJI DI PESANTRENKAN SEBELUM BERANGKAT



Sebanyak 307 calon jemaah haji asal Pangkep mengikuti bimbingan mental dan spiritual di pesantran UMI Padanglampe, Kecamatan Marang, Kabupaten Pangkep, yang dimulai hari ini, Kamis (26/7/2018). atas prakarsa pemerintah kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep)

Bimbingan ini tak lain bertujuan untuk lebih memperdalam pemahaman agama jamaah.Bimbingan mental dan spiritual ini juga diberikan pada calon jemaah, dimana salah satu tujuannya agar kejadian tahun 2014 lalu tidak terulang kembali. Sebagai informasi, tahun 2014 lalu salah seorang jemaah haji asal Pangkep diamankan pihak berwenang di Arab Saudi, lantaran menggunting kiswah Kakbah.

Ada 10 materi dan praktiknya selama dua hari. Mereka akan diberikan bimbingan khusus agar kebiasaan yang bertentangan dengan syariah harus segera dihentikan. Misalnya menggunting kain penutup Kakbah, itu melanggar aturan. Atau menjadikan beberapa benda untuk dikeramatkan. Hal ini tentunya akan mengarah ke perbuatan musyrik yang dilarang oleh Allah Swt.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Pangkep, Zulkifli Idris mengatakan, kegiatan seperti ini hanya ada di Pangkep, dimana jamaah calon haji diberikan pemahaman yang lebih spesifik lagi tentang fikih haji. kegiatan ini menjadi bukti perhatian pemkab terhadap warganya serta kepedulian yang tinggi dalam bidang keagamaan.

"Awal kegiatan ini berangkat dari adanya jamaah umrah kemarin yang menggunting kain kiswah, yang kebetulan orang Pangkep. Atas inisiatif Pak Bupati dilakukan kegiatan seperti ini," ujar Zulkifli.

Dikatakan Zulfkifli, sekitar 307 jamaah calon haji asal Pangkep mengikuti kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari di pesantren UMI Padanglampe. CJH mendapatkan input materi soal fikih yang dibawakan oleh pemateri lokal.

Ia menegaskan, pemahaman fikih jemaah sangat menentukan dan mempengaruhi kualitas haji jemaah, bila tujuannya adalah untuk beribadah dan menjadi haji mabrur.

"Kegiatan ini tidak dilaksanakan oleh kabupaten lain. Pemkab Pangkep, dimana Kkemenag hanya membantu secara teknis menyangkut materi-materi yang dilaksanakan," tukasnya.

Rencananya Calon Jemaah Haji Pangkep diberangkatkan dalam dua tahap yakni Kloter 24 dan Penerbangan Kloter 34, Kloter 24 diberangkatkan tanggal 5 Agustus dengan jumlah jamaah 227 orang dan kloter 34 diberangkatkan pada tanggal 13 Agustus 2018 dengan jumlah jamaah 80 orang.

Jumlah Calon Jamaah Haji per kecamatan yakni Kecamatan Pangkajene 43 orang, Bungoro 37 orang, Labakkang 44 orang tambah TPHD 1 orang total 45 orang, Marang 33 orang, Segeri 46 orang, Mandalle 34 orang. Minasatene 54 orang ditambah mutasi 1 orang total 55 orang,  Balocci 5 orang tambah TPHD 1 orang total 6 orang, Tondong Tallasa 3 orang, Liukang Tupabbiring 1 orang, Liukang Tupabbiring Utara 4 orang, Liukang Kalmas dan Tangaya tidak ada jamaahnya.

(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "CUMA DI PANGKEP CALON JAMAAH HAJI DI PESANTRENKAN SEBELUM BERANGKAT"