Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

BANGUNAN TRIBUN ALUN-ALUN TAHAP I 2017, DIDUGA WARGA SARAT MARK UP




Tribun Alun-Alun Kota Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) yang saat ini berdiri berupa atap yang melingkar saja pada tahap pertama di tehun 2017 lalu dipertanyakan oleh sejumlah warga pasalnya bangunan tersebut dinilai terlalu besar dan tak sebanding untuk hanya bangunan atap seperti itu saja, dimana pada tahap pertama pembangunan tribun tersebut pada tanggal 26 september 2017 lalu menelan anggaran Rp.2.864.548.000,- menurut warga sangat tidak sebanding dengan hasil yang tampak saat ini

Salah seorang konsultan perencana yang biasa mengerjakan proyek fisik arsitek (Bangunan Gedung) mengaku geleng geleng kepala melihat nilai papan proyek yang masih menepel di direksi kit proyek alun alun tahap pertama tahun 2017 tersebut dengan membandingkan hasil yang tampak saat ini hanya berupa bangunan atap tribun saja yang jika kasat mata terlalu mencolok nilainya paling hanya dibawah 1 miliar saja.

"Secara tehniks bangunan dari hitungan konsultan bila diukur dari luas, lebar tinggi dan model bangunan serta bahan yang dipakai maka anggaran 2,8 yang digunakan terlalu mencolok dan sangat berlebihan anggarannya, disini sangat nampak markup anggaran, biaya yang wajar dalam proyek tersebut sekira 1,2 miliar saja itupun sudah termasuk pajak" ungkap konsultan perencana tersebut tanpa ingin di publikasikan identitasnya baru baru ini.



Pengakuan yang sama diutarakan irwan salah seorang warga pangkajene, ia mengutarakan sangat mustahil uang sebesar Rp.2.8 Miliar tersebut hanya menghasilkan bangunan atap seperti itu saja. untuk itu ia berharap agar bangunan yang ada pas depan polres pangkep tersebut diperiksa dan dihitung ulang karena ada kitidak wajaran antara harga dan model bangunan


"Kalau uang 2.8 Miliar saya sudah bisa bikin gedung cantik, bukan gedung yang bangunannya tidak jelas begini, jika hujan pasti kena tampias dan mengakibatkan basah pada lantai. mohon pihak berwajib memeriksa kembali menghitung ini karena nampak jelas ketidak wajaran harga dan model bangunan sekarang. Patut diduga ada kong kalikong berjamaah disini." Pungkas irwan.


Sementara itu Kepala Dinas Tata Ruang Kabupaten Pangkep, Sudirman, membenarkan nilai pembangunan proyek alun alun tersebut senilai Rp.2.8 Miliar lebih pada tahap pertama tahun 2017 oleh PT. Cipta Bening Dewata salah satu perusahaan dari makassar lalu dan akan kembali dilanjutkan mulai 27 Juli 2018 dengan anggaran tahap kedua senilai Rp.1 Miliar 35 Juta. sekaligus menjawab kritikan anggota DPRD Pangkep yang hari ini melihat langsung kondisi tribun alun-alun yang baru selesai bagian atap.

"Sudah ada penetapan, kontrak jatuh tempo per tanggal 27 Juli, kita targetkan selesai Desember, dengan angaran kurang lebih Rp1 miliar 50 juta," ujar Sudirman, Senin (23/7/2018).

(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "BANGUNAN TRIBUN ALUN-ALUN TAHAP I 2017, DIDUGA WARGA SARAT MARK UP"