Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

ASIK, PRAMUKA SE SULAWESI DAN MALUKU AKAN BERKEMAH DI PANGKEP


Anggota Pramuka se Sulawesi dan Maluku akan berkumpul di Bumi Perkemahan (Buper) Tonasa I, di kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) 1-5 Agustus 2018 mendatang. Pasalnya dalam rapat Saka Wanabakti dan Saka Kalpataru di Jakarta, kabupaten Pangkep  dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan Perkemahan tersebut.

Adapun tema Nasional Perkemahan Bakti Saka Wanabakti dan Kalpataru 2018 adalah "Cinta Hutan, Lestari Lingkungan". kegiatan Wanabakti dan Kalpataru tersebut dibagi dalam 6 region, yaitu Pertikawan untuk Regional Sulawesi Papua pada 1-5 Agustus 2018, regional Bali Nusa Tenggara akan diadakan di Bali pada 6-10 September 2018, regional Sumatera diadakan pada Riau 24-28 September 2018, regional Kalimatan diadakan di Balikpapan pada 9-13 Oktober 2018, regional Jawa diadakan di Yogyakarta pada 16-20 Oktober 2018, dan regional Papua diadakan di Jayapura pada 4-8 November 2018.

Rencananya perkemahan tingkat Regional Sulawesi dan Maluku yang dilaksanakan di Tonasa I Balocci Kabupaten Pangkep itu, akan dihadiri Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Dr St Nurbaya Bakar. Pangkep merupakan Daerah pertama yang akan menggelar acara tersebut tahun 2018 ini.

Hal ini diungkapkan Bambang Sekjend Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan saat menerima  Kwarnas dalam rangka melaporkan progres kegiatan Saka Wanabakti dan Kalpataru. menurutnya Kementrian Lingkungan Hidup  Sebagai bagian tak terpisahkan dari Gerakan Pramuka, untuk itu pihaknya perlu melakukan koordinasi dengan Kwarnas agar kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik.

“Kedatangan kami di sini ya untuk koordinasi sekaligus menyampaikan progres kegiatan Saka Kalpataru dan Wanabakti, di mana dalam waktu dekat kedua Saka Gerakan Pramuka ini di bawah Kementerian LHK akan mengadakan Pertikawan. Pertikawan adalah kemah tingkat regional yang mencakup enam lokasi kemah. Selain Sulawesi Malaku, ada regional Bali dan Nusa Tenggara, lalu regional Sumatera, Kalimatan, Jawa, dan juga Papua,” terangnya di Kantor Kwarnas Jakarta. Kamis (26/7/2018)

 Ia menyebut, dari enam lokasi Pertikawan, yang paling dekat akan diadakan di Makassar Sulawesi Selatan (Pangkep)  pada 1-5 Agustus 2018. Ini merupakan kemah tingkat regional, mencakup wilayah Sulawesi dan Maluku.

Sementara itu Abdul Shobur mewakili Pimpinan Kwarnas menyatakan, pihaknya mendukung kegiatan Perkemahan Bakti Saka Kalpataru dan Wanabakti (Pertikawan) agar berjalan sukses. Ia menyebut Saka Kalpataru dan Wanabakti salah satu Kesakaan Pramuka yang paling aktif mengadakan kegiatan. untuk itu segenap unsur baik di pusat maupun di daerah sudah sepantasnya mendukung dan memperhatikan Saka Wanabakti dan Saka Kalpataru.

"Untuk itu mari kita ikut mendukung pembangunan kehutanan dan lingkungan hidup. Organisasi kepramukaan ini dapat berjaya jika banyak pihak ikut mendukung, Pertikawan dimasing-masing regional akan diikuti 3.500 peserta dari Pramuka Penegak dan Pandega. Karena itu kegiatan Pertikawan ini juga dibantu oleh Dewan Kerja, baik tingkat nasional, daerah, maupun cabang, Insya Allah Ka Kwarnas akan hadir di Pangkep Sulawesi-Selatan," ungkapnya.

Ditempat terpisah Ahmad Anshari, wakil ketua bidang anggota muda kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Pangkep beberapa hari lalu diruang kerjanya SMP 1 Pangkajene sangat merespon atas penempatan Satuan Karya (Saka) Wanabakti dan Kalpataru di Pangkep, pihaknya juga bakal melibatkan insan pramuka se kabupaten Pangkep, mulai dari penggalang, penegak dan pandega. Sekaligus untuk meningkatkan mutu ke pramukaan secara umum di kabupaten Pangkep

“Insya Allah, kami akan mendukung dan mensukseskan kegiatan tersebut, bahkan Ibu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dr St Nurbaya Bakar akan disambut dengan seribu penari ganrang bulo, Ini sekaligus menjadi momen mengenalkan program lingkungan kabupaten Pangkep, serta keberpihakan kabupaten Pangkep kepada pelestarian alam, serta pariwisata. Kata Ashari


(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "ASIK, PRAMUKA SE SULAWESI DAN MALUKU AKAN BERKEMAH DI PANGKEP"