Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

RISKA ANAK TUKANG BENTOR ASAL PANGKEP MASIH BERJUANG DI CASIS BAKOMSUSU POLRI


Proses penerimaan calon anggota polri secara terpadu di seeluruh Indonesia Tahun Anggaran 2018 sedang berlangsung, seperti halnya di Polda Sulawesi selatan dan saat ini sudah ditahapan uji penelusuran mental kepribadian (PMK) oleh Panitia Propam.

Sementara berdasarkan hasil wawancara dengan salah seorang casis bakomsusu RISKA satu satunya casis putri asal pengirim Polres Pangkep, yang yang masih bertahan hingga saat ini saat ditanya sehubungan dengan keadaan keluaragnya sempat meneteskan air mata, saat ditemui seusai wawancara PMK.

Lanjut dikatakan Bapaknya (Kahar) berprofesi sebagai tukang bentor, dengan penghasil  yang cukup terbatas berharap perjuangannya sekarang ini bisa berhasil dan lulus terpilih katanya. Selain itu, Riksa menuturkan bahwa mulai dari proses pendaftaran sampai ketahapan tets demi test dia baru mengeluarkan biaya  sekitar kurang lebih 3 Juta, dan uang tersebut dipakai untuk biaya kelengkapan administrasi serta termasuk biaya transfortasi dan biaya makan, katanya.

Sambung diungkapkan mengenai penghasilan orang tuanya (bapaknya) dengan aktivitas kesehariannya sebagai Tukang Bentor, kadang dapat kadang dari situlah saya memohon pada kedua orang tuaku untuk merestui dan mendoakan saya agar mendapat kemudahan dalam proses pendaftaran dan test demi dan alhamdulillah saya sudah berada di Uji PMK kata Riska.

Pada kesempatan tersebut Riska mengungkapkan isi hatinya jikalau dirinya kelak sudah menjadi polisi, yang paling utama hasilnya nanti akan menaikkan Haji kedua orang tuanya, dan para Tim Penguji PMK, Propam Polda Sulsel di meja  Kaurbinpam Kompol Edi Sumantri, SH, mengaminkan doa Riska. 

Terlihat Riska meneteskan air matanya sambil bermohon Pada Allah SWT agar selalau diberi kemudahan, di lancarkan segala tahapan test yang akan diikutinya, dan nantinya berhasil dinyatakan lulus terpilih dikirim untuk pendidikan katanya. 

Secara spotang tim penguji serentak mengaminkan doa anak tukang bentor tersebut, disaksikan oleh pengawas eksternal dari perwakilan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulsel Ketua Seksi Hankam Priode 2015-2020, Rusli, S.Sos.

Aiptu Muhtar anggota Provos dalam tim penguji PMK, yang diketua oleh Kompol Edi Sumantri, menuturkan bahwa setelah melihat Ijasah Riska Calon Bakomsus ini, ternyata dia termasuk anak yang cerdas karena mulai dari SD, SMP, SMK, selalu mendapat renking di sekolahnya, ujar Muhtar.

Pengawas eksternal menilai Rsika Casis Bakomsus Polwan ini, sangatlah patut diteladani oleh para catar akpol, casis bintara dan casis tantama dia salut penerimaan calon anggota polri secara terpadu tahun ini, yang mengakui selalu percaya terhadap dirinya sendiri dan selalu yakin terhadap Allah SWT kalau doa dan perjuangan untuk menjadi anggota polisi Insya Allah akan dikabulkan, Amin kata Riska pada awak media ini seusai wawancara PMK di Aula Auditorium SPN Batua Makassar Pada Rabu 06 Juni 2018, Pukul 14:35 Wita.

Diakhir keterangan Riska mengakaui dan membenarkan kalau penerimaan calon anggota polri secara terpadu ini Tahun Anggaran 2018 ini,  tidak ada dibayar (Geratis)  tentu saja rekrukmen calon anggota Polri selalu pada Prinsip BETAH, Yaitu BERSIH, TRANSPARAN, AKUNTABEL dan HUMANIS, hal ini saya sendiri yang sudah merasakan katanya didepan Paur Dalpers Biro SDM Polda Sulsel Akp Nurapida disaksikan oleh Pengawas Eksternal dari PWI Sulsel dan Internal Propam Polda Sulsel. 

(ADM-KP / SN)

Posting Komentar untuk "RISKA ANAK TUKANG BENTOR ASAL PANGKEP MASIH BERJUANG DI CASIS BAKOMSUSU POLRI "