Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

RESAHKAN WARGANYA, LURAH MAPPASAILE GERUDUK PENGUSAHA AYAM


Tempat ternak dan pemotongan ayam di kelurahan Mappasaile, Kecamatan Pangkajene kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep),  digeruduk oleh aparat kelurahan setempat. Tempat ternak dan pemotongan ayam tersebut diduga mencemari sungai yang mengalir di sekitar lokasi anak sungai Pangkajene.

Pencemaran ini berbalik dengan kampanye pihak kelurahan yang menyerukan penjagaan kebersihan sungai. di baleho yang terpampang yang dibuat oleh lurah mappasaile Warga pun sudah dilarang untuk membuang limbah rumah tangga ke sungai.

Menindak lanjuti keresahan warga akibat limbah ayam tersebut saat menjelang lebarang idul fitri lalu Lurah Mappasaile, Wahid Perdana Putra mendatangi pengusaha ayam potong di Jl Jambu, Kelurahan Mappasaile, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sulsel, Jumat (22/6/2018). Kedatangan Wahid untuk mengecek langsung laporan masyarakat terkait beberapa pengusaha ayam potong membuang kotoran ayamnya di Sungai Pangkajene.

""Kita sudah turun bersama babinsa dan babinkantibmas untuk menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut dan memang mereka mengakui perbuatannya, Itu memang sudah tercemar dan solusinya limbah ayam potong akan dimasukkan ke dalam kantong plastik lalu akan diangkut setiap sore," jelasnya.

Rencananya Pekan depan, pihaknya akan mengundang para pengusaha ayam potong didaerahnya duduk bersama dengan instansi terkait membicarakan masalah tersebut.

(ADM-KP)

Posting Komentar untuk "RESAHKAN WARGANYA, LURAH MAPPASAILE GERUDUK PENGUSAHA AYAM"